telusur.co.id - Panglima Angkatan Darat Republik Islam Iran, Mayor Jenderal Amir Hatami, menegaskan bahwa Iran tidak akan berhenti menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas tewasnya Pemimpin Revolusi Islam, Ayatullah Ali Khamenei.
Dalam pidatonya pada Minggu, Hatami menyampaikan bahwa bangsa Iran dan seluruh Angkatan Bersenjata akan terus melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh mendiang pemimpin tersebut, sekaligus memastikan para pelaku pembunuhan dimintai pertanggungjawaban.
"Mereka yang melakukan kejahatan ini harus tahu bahwa bangsa Iran dan kita semua tidak akan membiarkan mereka lolos begitu saja," kata Hatami.
Ia menegaskan bahwa upaya untuk menuntut para pelaku merupakan komitmen yang tidak akan ditinggalkan.
"Ini adalah masalah yang pasti, dan kami akan menindaklanjutinya," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Hatami menggambarkan Ayatullah Ali Khamenei sebagai sosok yang telah membuka jalan menuju kehormatan, martabat, kemerdekaan, dan kebanggaan bagi Iran. Menurutnya, seluruh fondasi yang dibangun selama masa kepemimpinan Khamenei akan menjadi pedoman bagi bangsa Iran untuk melanjutkan perjalanan negara.
Panglima Angkatan Darat juga menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran merasa terhormat pernah berada di bawah kepemimpinan Ayatullah Khamenei. Ia menegaskan militer akan tetap menjalankan tugas dengan kekuatan dan tekad penuh di bawah kepemimpinan Pemimpin Revolusi Islam sekaligus Panglima Tertinggi yang baru, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Hatami mengatakan dirinya telah menyampaikan langsung komitmen tersebut saat bertemu dengan pemimpin baru Iran.
"Pada hari saya mendapat kehormatan untuk memberi penghormatan kepada Imam tercinta kami, Ayatullah Seyyed Mojtaba Khamenei, saya menyampaikan bahwa mereka yang melakukan kejahatan ini harus mengetahui bangsa Iran tidak akan pernah membiarkan mereka lolos dari pertanggungjawaban," ujarnya.
Pernyataan Hatami disampaikan di tengah suasana berkabung nasional menyusul wafatnya Ayatullah Ali Khamenei. Otoritas Iran masih menggelar rangkaian prosesi penghormatan dan pemakaman kenegaraan yang dihadiri para pejabat tinggi serta delegasi dari berbagai negara.



