Tangis Suporter Brasil Pecah, Kekalahan dari Norwegia Akhiri Mimpi Selecao di Piala Dunia 2026 - Telusur

Tangis Suporter Brasil Pecah, Kekalahan dari Norwegia Akhiri Mimpi Selecao di Piala Dunia 2026

Tim nasional Brasil. Sumber foto: internet

telusur.co.id - Kekecewaan menyelimuti ribuan suporter tim nasional Brasil setelah Selecao harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Tangis, wajah muram, hingga langkah gontai mewarnai kepulangan para pendukung Brasil dari stadion. Kekalahan tersebut terasa begitu menyakitkan karena mereka yakin tim kesayangannya tampil lebih dominan dibandingkan Norwegia.

"Seharusnya Brasil tidak kalah dari Norwegia. Namun kami akan kembali lebih kuat. Brasil akan menjadi juara dunia pada Piala Dunia 2030," ujar seorang suporter Brasil yang enggan disebutkan namanya.

Secara statistik, Brasil memang lebih agresif sepanjang pertandingan. Data FIFA mencatat Selecao melepaskan 14 tembakan, unggul atas Norwegia yang hanya mencatatkan sembilan percobaan.

Namun efektivitas menjadi pembeda. Dari 14 tembakan Brasil, hanya empat yang mengarah ke gawang. Sebaliknya, Norwegia mampu mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dan memaksimalkan dua di antaranya menjadi gol kemenangan melalui Erling Haaland pada menit ke-79 dan ke-90.

Kegagalan Brasil semakin terasa pahit karena mereka memperoleh dua hadiah tendangan penalti. Peluang pertama terbuang setelah Bruno Guimaraes gagal menaklukkan kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang tampil gemilang sepanjang pertandingan.

Baru pada masa injury time, Neymar berhasil memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti pada menit ke-90+10. Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan karena beberapa saat kemudian wasit meniup peluit panjang.

Rasa frustrasi para pendukung semakin terlihat setelah Haaland mencetak gol keduanya menjelang akhir laga. Banyak suporter Brasil memilih meninggalkan stadion lebih awal karena merasa peluang tim mereka untuk bangkit telah sirna.

Kekalahan ini juga menorehkan catatan kelam bagi Brasil. Untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala Dunia 2002, Selecao tersingkir pada babak 16 besar.

Pada empat edisi sebelumnya, Brasil selalu mampu melangkah lebih jauh, meski akhirnya kandas di perempat final pada 2006, 2010, 2018, dan 2022, serta menelan kekalahan menyakitkan di semifinal 2014.

Hasil di MetLife juga memperpanjang rekor buruk Brasil saat menghadapi Norwegia. Dari lima pertemuan sepanjang sejarah, Selecao belum sekalipun mampu meraih kemenangan. Norwegia kini mengoleksi tiga kemenangan, sementara dua laga lainnya berakhir imbang.

Bagi para pendukung Brasil, kekalahan ini bukan hanya mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026, tetapi juga memperpanjang penantian untuk melihat Selecao kembali mengangkat trofi juara dunia yang terakhir kali diraih lebih dari dua dekade lalu, pada 2002.


Tinggalkan Komentar