telusur.co.id - Korban tewas akibat wabah virus corona di China terus bertambah banyak. Selasa (11/2) total jumlah kematian di daratan sekarang telah mencapai 1.016 orang.
Informasi itu diungkapkan Komisi Kesehatan Nasional China. Dibeberkan, pada 10 Februari, ada 108 orang meninggal karena virus, korban harian tertinggi sejak wabah mulai akhir tahun lalu. Sebelumnya, angka yang meninggal dengan 908 kematian.
Dilansir aljazeera.com, ada 2.478 kasus baru yang dikonfirmasi di daratan pada 10 Februari sehingga total menjadi 42.638.
Jumlah korban tewas dan terinfeksi karena virus corona terus bertambah. Pemerintah China pun kewalahan. Supaya tak terpuruk, Presiden Cina Xi Jinping ikut turun tangan dalam menenangkan warganya.
Xi Jinping terlihat berbincang dengan warganya di tempat terbuka. Tepatnya di Chinathey. Dari gambar yang beredar seperti di pusat perbelanjaan.
Mengenakan masker, Xi mengatakan kepada orang-orang di Chinathey "harus memiliki keyakinan" bahwa negara itu akan memenangkan pertempuran melawan epidemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 900 orang di daratan.
Penampilan pertamanya di depan publik sejak wabah - yang berasal dari pusat kota Wuhan - mulai terjadi ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengerahkan tim ahli ke Cina untuk menyelidiki.
Sebanyak 40.171 infeksi telah dikonfirmasi di Cina daratan, sebagian besar kematian adalah di Wuhan dan provinsi Hubei sekitarnya.
Dua kematian telah dicatat di luar daratan Cina - satu di Hong Kong dan satu di Filipina. Setidaknya 25 negara telah mengkonfirmasi kasus dan beberapa negara telah mengevakuasi warganya dari Hubei. [ham]



