telusur.co.id - Aspirasi pembangunan SMA negeri di Kelurahan Tugu, Cimanggis, kembali menguat dalam pertemuan antara Wali Kota Depok Supian Suri dengan masyarakat setempat.
Momen itu terjadi dalam kegiatan tasyakuran kantor kelurahan dan Halal Bihalal, Rabu (1/4/2026).
Supian mengatakan, keinginan tersebut menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga melalui perwakilan RW. Dengan jumlah penduduk yang besar, ketiadaan SMA negeri dinilai menjadi persoalan serius.
"Saya tangkap salah satu harapan yang terbesar dari warga Tugu dan representasi dari RW adalah adanya SMA negeri. Di Kelurahan Tugu dengan penduduk lebih dari 100 ribu tapi Tugu belum punya SMA," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengakui bahwa kebutuhan pendidikan menengah atas di wilayah tersebut sangat mendesak. Namun demikian, secara aturan, pembangunan SMA negeri berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
Meski bukan kewenangan langsung pemerintah kota, Supian menegaskan pihaknya tidak tinggal diam. Ia langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk mencari solusi.
Hasil komunikasi menunjukkan bahwa pembangunan sekolah baru memungkinkan dilakukan jika lahan telah tersedia. Artinya, Pemkot Depok harus menyiapkan lokasi terlebih dahulu.
Di sisi lain, lanjut Wali Kota, kondisi Kelurahan Tugu tidak memiliki lahan fasos maupun fasum yang bisa dimanfaatkan. Hal ini berbeda dengan wilayah lain yang memiliki cadangan lahan untuk fasilitas publik.
Karena itu, Supian bilang, opsi pembelian lahan menjadi satu-satunya jalan. Dalam forum tersebut, para Ketua RW bahkan sepakat untuk mendukung pengadaan lahan, termasuk dengan mengalokasikan dana RW.
Simulasi awal menunjukkan bahwa dana sekitar Rp3,8 miliar bisa dihimpun jika tiap RW menyumbang Rp200 juta.
Namun jumlah itu masih jauh dari kebutuhan ideal yang diperkirakan mencapai Rp30 miliar, sehingga diperlukan komitmen jangka panjang.
"Prinsipnya kita punya keterbatasan anggaran tapi kita harus memprioritaskan SMA negeri di khususnya Kelurahan Tugu," pungkas Supian Suri.
Laporan: Malik Sihite



