Pantang Menyerah Kejar Persib, Asisten Pelatih Persija Harap Ada 'Mukjizat' Juara Super League - Telusur

Pantang Menyerah Kejar Persib, Asisten Pelatih Persija Harap Ada 'Mukjizat' Juara Super League

Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson (kiri). Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Persija Jakarta menghadapi tantangan berat dalam persiapan menuju laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, mengakui bahwa persiapan tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut belum berjalan maksimal akibat minimnya komposisi pemain.

Kondisi ini disebabkan oleh absennya sejumlah pilar inti yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia, serta badai cedera yang menimpa lini depan.

Ricky Nelson mengungkapkan bahwa kehilangan empat pemain sekaligus menjadi kendala utama dalam mematangkan strategi tim. Alhasil, tim kepelatihan yang dipimpin Mauricio Souza harus memutar otak dengan memaksimalkan pemain yang tersisa di markas klub.

"Persiapan terkini belum maksimal karena ada empat pemain membela timnas Indonesia sehingga kami memanfaatkan pemain yang ada di klub," ujar Ricky Nelson kepada awak media di bilangan Tangerang, Minggu (29/3).

Meski demikian, angin segar sedikit terhembus bagi lini pertahanan. Bek anyar asal Brasil Paulo Ricardo dipastikan sudah pulih dan siap diturunkan menghadapi tim berjuluk The Guardian. 

"Tetapi pemain yang belum fit sudah siap seperti Paulo Ricardo sudah kembali fit dan bersiap untuk melawan Bhayangkara FC," tambahnya.

Menghadapi Bhayangkara FC, Ricky menyoroti perubahan signifikan sang lawan sejak ditangani pelatih Paul Munster. Kehadiran pemain-pemain kunci baru dinilai membuat The Guardian jauh lebih berbahaya dibandingkan putaran pertama.

Bhayangkara tercatat mengemas lima kemenangan beruntun memasukki putaran kedua. Posisi mereka di klasemen pun melonjak mendekati posisi lima besar.

Secara khusus, Ricky mewaspadai kecepatan transisi yang dimiliki oleh barisan pemain ofensif lawan seperti Privat Mbarga, Moussa Sidibe, hingga Ryo Matsumura.

"Paul Munster mendapatkan pemain yang menjadi keinginan dia sehingga Bhayangkara FC berubah total dari putaran pertama dan itu yang sudah kami antisipasi juga supaya kami bisa meredam kecepatan pemain kaya Privat Mbarga, Moussa Sidibe, dan Ryo Matsumura," kata pria yang menjabat sebagai Direktur Akademi Persija.

Uniknya, Ryo Matsumura merupakan salah satu pemain pinjaman dari Persija pada putaran kedua. 

Masalah Persija kian pelik setelah penyerang Mauro Zijlstra dikabarkan mengalami cedera. Hal ini mempersempit opsi taktis bagi skuad Macan Kemayoran dalam menyusun daya dobrak tim. Praktis lini serang tersisa Gustavo Almeida dan Eksel Runtukahu saja.

"Pasti kerugian buat kami karena pemain kami terbatas. Dengan cederanya Mauro Zijlstra ini membuat pilihan Head Coach menjadi sedikit. Semoga cederanya tidak parah dalam minggu ini kami lihat perkembangannya," ungkap Ricky.

Walaupun harus menghadapi berbagai rintangan, manajemen dan tim pelatih Persija tetap menolak untuk menyerah dalam perburuan gelar juara. Ricky menegaskan bahwa peluang masih terbuka lebar mengingat persaingan di papan atas klasemen masih sangat ketat.

Meskipun saat ini Super League menyisakan sembilan pertandingan dan Persija terpaut jarak enam poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.

"Kami tetap optimis, karena segala sesuatu masih bisa terjadi. Semoga planning yang kami buat terlaksana, karena dengan hasil draw kemarin tim di peringkat 1, 2 dan 3 belum berubah. Kami berharap masih ada mukjizat buat juara," pungkasnya.

Persija akan bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Minggu (5/4) pukul 15.30 WIB mendatang. Patut dinanti apakah Rizky RIdho dkk mampu mematahkan rekor lima kemenangan beruntun tim asuhan Paul Munster. 

Atau malah Bhayangkara yang bakal meneruskan tren kemenangan dan membuat asa juara Persija pupus.


Tinggalkan Komentar