telusur.co.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mengimbau pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 melalui surat edaran (SE) yang baru diterbitkan.
Dalam surat edaran bernomor 400.2.7/4657/SJ tersebut, gubernur, bupati, dan wali kota diminta menyiapkan lokasi-lokasi strategis serta ruang publik guna mendukung penyelenggaraan nobar pertandingan sepak bola terbesar di dunia itu.
Merespons arahan tersebut, Wali Kota Depok, Supian Suri mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sejatinya telah memiliki rencana untuk menggelar nobar sebelum surat edaran dari Mendagri diterbitkan.
"Kalau itu sebetulnya sebelum ada SE, kita sudah berniat (mengadakan nobar) dengan Forkopimda. Hanya saja mereka juga sedang berdiskusi lebih lanjut," ucap dia kepada wartawan di Sawangan, Rabu (17/6/2026).
Dia menuturkan, lokasi yang dipertimbangkan untuk menggelar nobar adalah Alun-alun Kota Depok yang saat ini tengah menjalani proses revitalisasi.
"Kita rencanakan nobarnya di Alun-alun (timur) Kota Depok. Tinggal kita mau nonton di semifinal atau partai final, ini yang lagi kita coba diskusikan," ungkap Supian.
Menurut Supian, rencana tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjawab tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang Piala Dunia 2026.
Saat ditanya mengenai tim favoritnya di ajang Piala Dunia 2026, Supian mengaku masih menjagokan Portugal.
Dia berharap megabintang Cristiano Ronaldo masih memiliki kesempatan untuk tampil di turnamen tersebut.
"Tim favorit saya tetap masih Portugal, mudah-mudahan Ronaldo bisa ada kesempatan," tutur Wali Kota.
Supian juga mengakui dirinya merupakan penggemar pemain yang telah lama menjadi ikon sepak bola dunia tersebut.
"Iya, pasti," saut dia saat ditanya apakah mengidolakan Ronaldo.
Tak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, rencana nobar di Depok juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Lebih lanjut, Supian bilang, Pemkot Depok berencana menyiapkan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Jika terealisasi, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 di Depok berpotensi menjadi salah satu pusat berkumpulnya masyarakat untuk menyaksikan pertandingan sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM.
Laporan: Malik Sihite



