Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata - Telusur

Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata

Ilustrasi bendera Rusia dan Ukraina. foto ist

telusur.co.id - Rusia dan Ukraina saling menuduh tetap melancarkan serangan meskipun kedua pihak telah mengumumkan gencatan senjata dalam momentum peringatan Hari Kemenangan Perang Dunia II.

Dalam pernyataan yang diunggah melalui Telegram pada Jumat, Kementerian Pertahanan Rusia menyebut pasukan Ukraina melakukan lebih dari 1.300 pelanggaran gencatan senjata melalui serangan drone dan artileri di wilayah perbatasan.

Moskow menegaskan bahwa pasukan Rusia telah memberikan respons yang dianggap setimpal terhadap serangan tersebut.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia tetap melancarkan serangan intensif di sepanjang garis depan sepanjang malam, termasuk menggunakan ratusan drone tempur.

Melalui unggahan di platform X, Zelensky mengatakan hingga Jumat pukul 07.00 waktu setempat, Rusia telah melakukan lebih dari 140 serangan dan 10 aksi ofensif terhadap posisi pasukan Ukraina.

Menurut Zelensky, Ukraina akan merespons tindakan Rusia dengan langkah yang sama.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia pada 4 Mei mengumumkan rencana gencatan senjata selama Jumat hingga Sabtu untuk memperingati Hari Kemenangan. Sementara itu, Ukraina menyatakan akan mulai menerapkan gencatan senjata sejak 6 Mei.

Meski kedua negara menyatakan komitmen penghentian sementara pertempuran, situasi di garis depan menunjukkan konflik masih terus berlangsung dengan saling tuding pelanggaran dari kedua belah pihak. [ham]


Tinggalkan Komentar