Puji Kerja PT Telkom, Anggota DPR Minta Jajaran Kompak Agar Industri Telekomunikasi Berkembang - Telusur

Puji Kerja PT Telkom, Anggota DPR Minta Jajaran Kompak Agar Industri Telekomunikasi Berkembang

Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi. Sumber foto: istimewa

telusur.co.id - Anggota Komisi VI DPR RI Khilmi memuji kerja Direktur Utama (Dirut) PT Telkom Indonesia (Persero), Tbk, Dian Siswarini. Dian bahkan diyakini bisa memaksimalkan kerjanya untuk membawa PT Telkom lebih baik dari sekarang.

Demikian disampaikan Khilmi dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan PT Telkom. Rapat membahas terkait rencana kerja dan roadmap korporasi Tahun 2026.

"Saya percaya Ibu Dirut ini akan membawa Telkomsel lebih baik," kata Khilmi usai PT Telkom memaparkan rencana kerja dan roadmap di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

Dalam pemaparannya, PT Telkom mencatat pendapatan Rp146,7 triliun pada FY25, terkoreksi -2,2 persen YoY, sejalan dengan tantangan makro dan kompetisi

industri yang semakin ketat. Kemudian, PT Telkom mengungkap Laba Usaha (EBITDA) yang tercatat mencapai Rp72,2 triliun dengan margin EBITDA di 49,2 persen.

Lalu, pada paparan itu juga disebut laba bersih terdampak langkah strategis untuk perbaikan kinerja jangka panjang dengan percepatan depresiasi dan perubahan umur ekonomis atas aset-aset tertentu serta menjalankan program pensiun dini sehingga margin menjadi 12,1 persen.

Ada juga, percepatan depresiasi dan perubahan umur ekonomis yang merupakan transaksi non-kas sehingga walaupun dicatat sebagai biaya namun tidak memengaruhi arus kas. Jika dinormalisasi, margin laba bersih masih kompetitif sebesar 15,4 persen.

Sementara pada quartal satu (Q1) 2026, PT Telkom mencatat pendapatan sebesar Rp37,2 triliun. Jumlah itu naik +1,5 persen YoY, sejalan dengan pertumbuhan portofolio data dan internet di Ytd Maret 2026.

Selanjutnya, laba usaha (EBITDA) tercatat sebesar Rp18,0 triliun dengan margin EBITDA di 48,3 persen dikarenakan kenaikan beban operasional dan pemeliharaan.

Sedangkan laba bersih terdampak proses transformasi menjadi strategic holding termasuk dampak dari perubahan umur ekonomis aset yang dilakukan pada tahun 2025 sehingga margin di 11,7 persen. Secara normalisasi, margin laba bersih masih terjaga di 13,8 persen.

Atas capaian itu, Khilmi berharap jajaran PT Telkom bisa bersama-bersama mendukung perbaikan-perbaikan pada hal-hal yang masih dianggap kurang maksimal. Terpenting, kata dia, PT Telkom wajib melakukan riset terkait program-program di masa yang akan datang.

"Saya berharap kekompakan dari PT Telkom terjalin dengan baik, industri telekomunikasi semakin berkembang," tegasnya.


Tinggalkan Komentar