Novel Baswedan Prihatin Banyak Perwira Polri Isi Jabatan di KPK - Telusur

Novel Baswedan Prihatin Banyak Perwira Polri Isi Jabatan di KPK

Novel Baswedan. (Ist).

telusur.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengangkat 38 pejabat struktural, Selasa (5/1/21). Sejumlah nama perwira tinggi Polri kembali menempati jabatan di KPK.

Mereka antara lain Deputi Penindakan dan Eksekusi, Irjen Pol Karyoto, Direktur Koordinasi dan Supervisi I, II dan III, yakni Brigjen Pol Didik Agung Wijanarko, Brigjen Pol Yudhiawan, dan Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama. Lalu ada Direktur Monitoring, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo dan Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Brigjen Pol Kumbul Kusdwidjanto Sudjadi.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan mengaku prihatin akan banyaknya jabatan baru di tubuh KPK. Menurutnya, KPK harus lebih fokus ke tugas utamanya yakni pemberantasan korupsi.

"Saya prihatin, karena agenda pemberantasan korupsi sepertinya kurang serius dilakukan. Justru sibuk dengan memperbanyak jabatan-jabatan untuk penempatan orang," ujar Novel di Jakarta, Rabu (6/1/21).

Saat ini, kata Novel, banyak jabatan KPK yang diisi oleh perwira tinggi polisi. Sepertiga dari jumlah jabatan eselon 1 dan eselon 2 di KPK diisi perwira Polri.

"Justru jabatan eselon 1 dan 2 di KPK yang jumlahnya 21 jabatan, tujuh di antaranya diisi oleh perwira Polri," jelasnya.

Padahal, kata Novel, salah satu agenda KPK yakni pemberantasan tindak pidana korupsi di segala bidang, termasuk korupsi yang ada di organisasi penegak hukum.

"Seharusnya pimpinan paham, salah satu hal penting yang mesti dilakukan KPK adalah pemberantasan korupsi pada sektor penegak hukum," katanya. [Fhr]


Tinggalkan Komentar