Respon Cepat Kasus Anak Diserang ODGJ Di Pringsewu, Ketua Umum GCP H. Kurniawan Harap Kasus Tidak Terulang - Telusur

Respon Cepat Kasus Anak Diserang ODGJ Di Pringsewu, Ketua Umum GCP H. Kurniawan Harap Kasus Tidak Terulang

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo H. Kurniawan (tengah) (Foto : IST)

telusur.co.id -Kasus penganiayaan terhadap seorang anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Pringsewu mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H. Kurniawan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (15/3) sore, di wilayah perbatasan Pekon Sidodadi dan Pekon Way Ngison. Korban diketahui menjadi sasaran penganiayaan oleh seorang warga yang mengalami gangguan jiwa.

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, sempat menjenguk korban, dan memberikan penyelesaian biaya. 

Bang lwan, menjelaskan, setelah melakukan komunikasi intensif dengan pimpinan tertinggi di Provinsi Lampung. Berdasarkan koordinasi tersebut, Gubernur Lampung menyatakan kesanggupannya untuk menyelesaikan seluruh sisa kekurangan biaya rumah sakit korban.

Sebelumnya, kepulangan DA menyisakan beban berat bagi sang ayah, Romli Aprendi. Berdasarkan rincian medis, total biaya perawatan mencapai Rp67.617.572,00. Meski donasi telah terkumpul sebesar Rp52.371.052,00, masih terdapat selisih kekurangan sebesar Rp15.246.520,00 yang harus dilunasi secara mandiri oleh keluarga paling lambat 9 April 2026.

"Setelah Saya berkomunikasi langsung dengan Bapak Gubernur Lampung, beliau memberikan respons yang sangat luar biasa dan menginformasikan bahwa kekurangan biaya tersebut akan segera diselesaikan oleh pihak Pemerintah Provinsi," terang Bang Iwan saat dikonfirmasi, Kamis (26/3).

Bang Iwan menegaskan bahwa tuntasnya masalah administratif ini adalah hasil kolaborasi kemanusiaan. la tetap mengapresiasi langkah awal yang telah dilakukan BAZNAS Pringsewu serta Istri Bupati Pringsewu saat korban pertama kali dirawat.

"Kami di GCP hanya memastikan bahwa tidak ada warga yang terabaikan keselamatannya. Kami sangat berterima kasih atas atensi langsung Bapak Gubernur Lampung yang menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah kesulitan rakyatnya," ungkap Bang Iwan.

Ia juga mengingatkan, tugas pemerintah daerah belum usai. la mendesak Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Pringsewu untuk tetap melakukan pendampingan trauma healing Luka Fisik mungkin mengering, ni trauma psikologis akibat Serangan tersebut memerlukan pemulihan jangka panjang. Selain itu, kami mencari penanganan ODGJ berbahaya, agar lingkungan kondusif dan anak-anak bisa aman, "tegasnya.

Ketum GCP berharap kejadian itu menjadi yang terakhir. "Kepulangan Dimas bukan akhir, tapi pengingat bagi kita semua untuk lebih peka terhadap kondisi lingkungan. GCP akan terus mengawal hingga masalah ini benar-benar tuntas, bagi DA di rumah.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah dan hingga kini masih dalam kondisi kritis. Korban saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Metro.(fie) 

 


Tinggalkan Komentar