telusur.co.id - Komisi X DPR RI menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebagai lembaga strategis dalam pembangunan literasi nasional.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui persetujuan pagu indikatif serta usulan tambahan anggaran Perpusnas untuk Tahun Anggaran 2027.
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, mengatakan komisinya akan mengawal usulan anggaran tersebut dalam pembahasan berikutnya di Badan Anggaran DPR.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Perpusnas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026), Komisi X menyetujui pagu indikatif Perpusnas sebesar Rp367,7 miliar.
Selain itu, Hetifah bilang, komisi juga menyetujui usulan tambahan anggaran senilai Rp357,7 miliar. Dengan demikian, total kebutuhan anggaran yang diusulkan Perpusnas dalam RAPBN 2027 mencapai Rp725,5 miliar.
“Perpusnas memiliki posisi strategis sebagai penggerak literasi sekaligus penjaga peradaban Nusantara. Peran itu penting agar generasi muda tetap memahami sejarah, budaya, dan identitas bangsanya,” tutur dia dikutip dari situs resmi DPR RI.
Politikus Partai Golkar itu mengungkapkan, bahwa anggaran yang tersedia saat ini belum sebanding dengan target peningkatan literasi yang dibebankan kepada Perpusnas.
Karena itu, dia berpendapat, diperlukan dukungan fiskal yang lebih kuat agar berbagai program pengembangan budaya baca dapat berjalan secara efektif.
Hetifah juga menyebutkan, peningkatan kapasitas literasi masyarakat merupakan salah satu agenda penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Untuk mencapai target tersebut, Perpusnas membutuhkan dukungan kebijakan dan pendanaan yang lebih memadai.
Selain persoalan anggaran, Komisi X juga menyoroti pentingnya pemerataan layanan perpustakaan.
Hetifah menuturkan bahwa DPR meminta Perpusnas memberi perhatian lebih besar kepada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap sumber informasi.
Dalam kesempatan yang sama, DPR turut mendorong Perpusnas memperkuat sinergi dengan perpustakaan daerah maupun perpustakaan sekolah.
Lebih lanjut, Hetifah menegaskan Komisi X akan terus mengawal usulan anggaran Perpusnas hingga tahap pembahasan di Badan Anggaran DPR.
“Kami berkomitmen memperjuangkan kebutuhan anggaran Perpusnas agar program peningkatan literasi nasional dapat berjalan lebih optimal,” pungkas dia.
Laporan: Malik Sihite



