telusur.co.id - Pemerintah Kota Depok kembali memperluas program renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Kali ini, bantuan difokuskan di Kecamatan Sukmajaya setelah sebelumnya menyasar wilayah Kecamatan Cimanggis.
Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia serta kontribusi pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah.
Hal itu ia sampaikan saat acara serah terima unit rumah dalam Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Merah Putih di Aula Kantor Kecamatan Sukmajaya, Kamis (16/4/2026).
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta dukungan dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberikan bantuan RTLH di Kota Depok,” ujar Supian.
Data pemerintah menunjukkan, hingga saat ini sebanyak 78 unit rumah telah direnovasi melalui program tersebut. Rinciannya, 52 unit berada di Kecamatan Cimanggis dan 26 unit di Kecamatan Sukmajaya.
Program ini diproyeksikan terus berlanjut. Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menargetkan perbaikan sekitar 500 unit RTLH di Kota Depok dalam tahap berikutnya.
Menurut Supian, program ini menjadi krusial mengingat masih banyak warga yang belum memiliki kemampuan finansial untuk memperbaiki tempat tinggal mereka secara mandiri.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi kunci dalam mempercepat penanganan RTLH di wilayahnya.
Perbaikan yang dilakukan mencakup komponen utama rumah, mulai dari atap, lantai, hingga dinding, termasuk fasilitas dasar seperti kamar mandi. Pembenahan tersebut dinilai berdampak langsung pada aspek kenyamanan sekaligus kesehatan penghuni.
“Yang sebelumnya atapnya bocor, sekarang sudah tidak khawatir saat hujan. Dinding yang rusak juga sudah diperbaiki,” ucap Wali Kota.
Ia pun berharap, program ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik hunian, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Mudah-mudahan ini menambah kebahagiaan, semangat baru, dan kebanggaan warga. Yang paling penting, rumah yang layak bisa menjadi tempat tumbuhnya keluarga yang lebih baik,” pungkas Supian.
Laporan: Malik Sihite



