Belanda Kembalikan 472 Artefak Budaya ke Indonesia, 6 ke Sri Lanka - Telusur

Belanda Kembalikan 472 Artefak Budaya ke Indonesia, 6 ke Sri Lanka


telusur.co.id -Belanda memutuskan mengembalikan 478 artefak budaya ke Indonesia dan Sri Lanka yang diambil secara paksa di era kolonial dahulu. 

Artefak tersebut saat ini disimpan di dua museum Belanda. Benda-benda berkisar dari meriam yang dihias dengan mewah hingga logam dan perhiasan berharga.

“Ini momen bersejarah. Ini pertama kalinya, berdasarkan saran dari Komite Penasehat Pengembalian Benda Budaya dari Konteks Kolonial, kami mengembalikan benda yang seharusnya tidak pernah ada di Belanda, ”kata Sekretaris Negara untuk Kebudayaan dan Media Gunay Uslu, seperti dikutip LBC News, Kamis (6/7/23).

Komite tersebut dibentuk pada tahun 2022 untuk menilai permintaan negara-negara untuk mengembalikan artefak di museum negara. Komite sedang mempertimbangkan lebih banyak permintaan restitusi dari Indonesia, Sri Lanka, dan Nigeria.

Salah satu yang menarik dari barang rampasan yang dikembalikan ke Sri Lanka adalah Cannon of Kandy, senjata seremonial yang terbuat dari perunggu, perak dan emas, dan bertatahkan batu rubi.

Meriam itu telah menjadi koleksi Rijksmuseum, museum seni dan sejarah nasional, sejak 1800. Menurut museum, meriam itu dijarah oleh pasukan Perusahaan Hindia Timur Belanda selama pengepungan dan penjarahan Kandy pada 1765.

Direktur museum, Taco Dibbits, menyebut keputusan untuk mengembalikan meriam dan lima benda lainnya sebagai langkah positif dalam kerja sama dengan Sri Lanka.

Sementara itu, 472 artefak bersejarah  akan dikembalikan Belanda ke Indonesia. 472 artefak itu termasuk harta karun dari Lombok hingga keris dari Klungkung, Bali.

Transfer kepemilikan ke Indonesia akan dilakukan pada 10 Julli di Museum Volkenkunde.

Berikut adalah rincian 472 benda bersejarah dari Indonesia yang akan dikembalikan Belanda:

- 'Harta Karun Lombok', terdiri dari 355 benda dari Lombok

- Empat patung dari Singasari

- Satu keris dari Klungkung

- Koleksi Pita Maha, terdiri dari 132 benda dari Bali. 

Dari 478 benda, 6 objek berasal dari Sri Lanka. Yaitu:

- Kanon Lewke

- Chestane Emas (pedang seremonial)

- Pisau Sinhalese

- Kastanye perak

- Dua pistol

Indonesia meminta pengembalian benda bersejarah pada musim panas lalu karena benda-benda ini punya arti penting untuk negara. Sejarah dan asal dari benda-benda ini telah secara luas diteliti oleh Museum Nasional Kebudayaan Nasional dan dikonsultasikan dengan Indonesia. Komite Koleksi Kolonial Belanda telah berdiskusi dengan Komte Repatriasi Indonesia, I Gusti Agung Wsaka Puja, yang juga mantan Duta Besar RI di Belanda.[Fhr] 


Tinggalkan Komentar