telusur.co.id - Salah satu media Amerika Serikat, Bloomberg, mengabarkan bahwa Washington dan sekutu-sekutunya sedang mengkaji kemungkinan serangan udara ke Angkatan Bersenjata Yaman. Hal itu dilakukan untuk mencegah operasi terhadap kapal-kapal Israel.

Bloomberg, Rabu (20/12/23) melaporkan, AS dan sekutu-sekutunya kemungkinan akan melancarkan serangan udara terhadap posisi Angkatan Bersenjata Yaman.
 
Mengutip sumber terpercaya, Bloomberg menjelaskan, Pentagon sedang mempersiapkan sejumlah opsi balasan tegas atas serangan pasukan Yaman ke kapal-kapal Israel untuk diusulkan ke Presiden Joe Biden.
 
AS juga sedang menyusun program untuk "melumpuhkan" kemampuan Angkatan Bersenjata Yaman dalam menyerang kapal-kapal yang berafiliasi ke Israel.
 
Di sisi lain, Politico mengabarkan bahwa Pentagon mengkhawatirkan biaya besar untuk melacak dan menembak jatuh drone serta rudal-rudal Yaman.
 
Sebelumnya Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengumumkan pembentukan koalisi maritim internasional terdiri dari 10 negara untuk melawan aksi Yaman di Laut Merah.
 
Ansarullah Yaman sudah memperingatkan AS dan Barat, bahwa operasi langsung ke Yaman akan berujung dengan perang regional dan internasional yang dampak mengerikannya tak bisa dibayangkan. [Tp]