telusur.co.id - Menteri Informasi Yaman Fahmi Al Yusufi mengatakan, serangan Angkatan Bersenjata Yaman ke perusahaan minyak nasional Arab Saudi, Aramco, membawa pesan tegas bahwa pasukan negaranya memiliki kemampuan untuk menembak semua target di dalam wilayah Saudi.
Kepada stasiun televisi Alalam, Senin (8/3/21) Fahmi Al Yusufi menuturkan, serangan ke Aramco dilakukan untuk membalas serangan Saudi ke permukiman penduduk, dan serangan ini adalah hak legal bangsa Yaman.
"Keberhasilan rudal-rudal Yaman menghantam wilayah Saudi menunjukkan bahwa seluruh sistem pertahanan negara ini (Saudi) tidak berfungsi," ujarnya.
Dia menambahkan, Saudi hanya pelaksana keputusan-keputusan pemerintah Amerika Serikat, ia tidak bisa membantah perintah Gedung Putih.
Serangan balasan terbaru Yaman ke Saudi yang menggunakan 14 drone, dan delapan rudal balistik, berhasil membombardir Aramco dan pelabuhan Ras Al Tanura, serta beberapa markas militer di Dammam. [Tp]



