Trump Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari Rusia-Ukraina dan Pertukaran 1.000 Tahanan - Telusur

Trump Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari Rusia-Ukraina dan Pertukaran 1.000 Tahanan


telusur.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina sepakat melakukan gencatan senjata selama tiga hari serta pertukaran 1.000 tahanan dari masing-masing pihak.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui platform media sosial Truth Social pada Jumat (9/5). Menurutnya, gencatan senjata akan berlangsung pada 9 hingga 11 Mei 2026 dan mencakup penghentian seluruh aktivitas militer.

Trump menyebut kesepakatan tersebut dicapai setelah mendapat persetujuan langsung dari Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

“Saya sangat menghargai persetujuan Presiden Putin dan Presiden Zelenskyy,” tulis Trump.

Selain penghentian sementara pertempuran, kedua negara juga akan melakukan pertukaran 1.000 tahanan secara timbal balik sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan menuju proses perdamaian.

Trump berharap langkah tersebut menjadi awal berakhirnya perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Pembicaraan terus berlanjut untuk mengakhiri konflik besar ini, dan kita semakin dekat menuju tujuan itu setiap hari,” ujarnya kepada wartawan sebelum meninggalkan Gedung Putih.

Trump juga menyatakan terbuka terhadap kemungkinan gencatan senjata permanen. Ia menegaskan siap mengirim tim diplomatik Amerika Serikat ke Rusia guna membantu proses negosiasi damai.

Sementara itu, pembicaraan diplomatik terus berlangsung di tengah situasi yang masih memanas. Rusia dan Ukraina sebelumnya saling menuduh melanggar gencatan senjata dua hari yang diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Kemenangan Rusia pada 9 Mei.

Di sisi lain, utusan khusus AS Steve Witkoff bersama Jared Kushner diketahui telah bertemu kepala perunding Ukraina Rustem Umerov di Miami untuk membahas percepatan proses diplomatik dan langkah menuju perdamaian. [ham]


Tinggalkan Komentar