telusur.co.id - Sebelum kemenangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Pilpres tahun 2016 lalu, ia sempat mengutarakan niat untuk mengangkat Ivanka Trump sebagai wakilnya.
Hal ini dibeberkan Rick Gates, mantan Wakil Kepala Tim Kampanye Trump, dalam sebuah buku yang akan dipublikasikan dalam waktu dekat.
Menurut klaim-klaim di buku ini, Trump bicara kepada para stafnya soal wakil presiden yang akan dipilihnya.
”Saya rasa, (Wapres) harus Ivanka. Bagaimana pendapatmu jika ia menjadi wakilku?” katanya seperti dikutip Farsnews, Selasa (29/9/20).
Gates dalam bukunya menulis, ”Kami semua telah mengenal Trump dengan baik, sehingga kami tahu diri untuk menutup mulut dan menahan tawa.”
“Ivanka itu cerdas, pintar, juga cantik. Orang-orang pasti akan menyukainya,” lanjut Trump.
Menurut Gates, Trump dalam pekan-pekan berikutnya terus menggulirkan gagasan tersebut, sehingga para penasihatnya menyadari bahwa ternyata dia serius soal pengangkatan Ivanka sebagai Wapres.
Pada akhirnya, Ivanka sendiri yang membuat Trump membatalkan niatnya. Dalam bukunya Gates menulis, ”Ivanka menemui ayahnya dan memberitahunya bahwa itu bukan ide bagus.”
Kandidat lain yang akan dipilih Trump sebagai wakilnya adalah Newt Gingrich, mantan Ketua Majelis Perwakilan AS.
Pada akhirnya Trump mengangkat Mike Pence sebagai Wapres AS hingga saat ini. [Tp]



