telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Wahyuni Herman (SWH), mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter serta nilai-nilai keislaman yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan SWH saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Pranggong, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Minggu, 12 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, SWH menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara belajar dan berinteraksi generasi muda. Karena itu, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang adaptif terhadap perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan agama.
“Generasi masa depan harus mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap memiliki pegangan nilai dan akhlak yang baik. Pendidikan menjadi jembatan untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab,” ujar SWH.
Menurutnya, keseimbangan antara pendidikan formal dan pendidikan agama menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang tangguh, mampu berpikir kritis, sekaligus memiliki kepedulian terhadap sesama.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan generasi muda menjaga etika, menghormati orang tua, serta berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Ketika ilmu pengetahuan dipadukan dengan akhlak yang baik, kita akan melahirkan generasi yang siap bersaing secara global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur,” katanya.
SWH juga mengajak orang tua, tenaga pendidik, tokoh agama, dan pemerintah untuk memperkuat sinergi dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak agar memiliki kemampuan akademik, kecakapan digital, serta karakter yang kokoh.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, SWH berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi pelopor kemajuan daerah, memiliki daya saing tinggi, serta tetap menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. (VC)



