telusur.co.id - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan terlibat baku tembak dengan pasukan Amerika Serikat di Selat Hormuz, menurut laporan televisi pemerintah Iran pada Rabu.
Kantor berita semi resmi Tasnim, mengutip otoritas Provinsi Hormozgan, melaporkan ledakan terdengar di Bandar Abbas, sejumlah kota pesisir, dan pulau-pulau Iran yang dikaitkan dengan bentrokan di selat tersebut.
Sementara itu, Kantor Berita Mehr juga melaporkan ledakan terdengar di wilayah timur Sirik yang disebut berkaitan dengan baku tembak di perairan Teluk di dekatnya.
Laporan tersebut muncul di tengah gelombang ledakan baru di sejumlah lokasi di Iran selatan seiring meningkatnya konfrontasi militer antara Iran dan Amerika Serikat.
Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
CENTCOM juga menyebut pasukan AS melanjutkan blokade angkatan laut terhadap kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan dan wilayah pesisir Iran. Selain itu, Washington mengerahkan lebih dari 20 kapal perang Angkatan Laut AS serta ratusan pesawat militer di kawasan Timur Tengah, dan menegaskan pasukannya tetap "waspada, mematikan, dan siap."
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kedua negara dilaporkan masih saling melancarkan serangan meski sebelumnya telah ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan mendorong tercapainya kesepakatan perdamaian yang berkelanjutan. [ham]



