Siti Qomariyah Dorong Pembangunan Berbasis Gotong Royong dan Potensi Lokal di Babelan - Telusur

Siti Qomariyah Dorong Pembangunan Berbasis Gotong Royong dan Potensi Lokal di Babelan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah

telusur.co.id - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah mendorong penguatan pembangunan berbasis gotong royong dan potensi lokal masyarakat dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Sungai Bintaro RT 018 RW 010, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis, 1 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Siti Qomariyah mengapresiasi semangat swadaya masyarakat yang dinilai aktif menjaga kebersihan lingkungan serta merawat sarana prasarana secara mandiri.

Menurutnya, kekompakan dan budaya gotong royong masyarakat menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan di tingkat desa.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat di Sungai Bintaro menjadi kekuatan besar untuk mendorong pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujar Siti Qomariyah.

Ia juga menilai hubungan antara masyarakat dan aparatur desa berjalan harmonis, sehingga aspirasi warga dapat tersampaikan dengan baik dalam proses pembangunan.

Selain itu, Siti Qomariyah menyoroti besarnya potensi ekonomi lokal di wilayah Sungai Bintaro yang dapat terus dikembangkan, mulai dari usaha mikro masyarakat hingga potensi sumber daya alam di kawasan sungai.

Menurutnya, dukungan infrastruktur yang baik akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong percepatan peningkatan kualitas jalan lingkungan, sistem drainase, penerangan jalan umum, hingga penguatan akses digital desa guna mendukung produktivitas warga.

“Pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.

Siti Qomariyah juga menekankan pentingnya pemberdayaan kelompok tani dan nelayan melalui pelatihan serta dukungan alat produksi untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan sinergi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus diperkuat guna mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, produktif, dan sejahtera. (VC)


Tinggalkan Komentar