telusur.co.id - Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Jenderal Yahya Saree mengumumkan serangan pesawat nirawak terhadap bandara internasional Abha Arab Saudi memasuki hari ketiga.
Parstoday, Rabu (9/9/20) melaporkan, Jenderal Yahya Saree mengatakan, selama tiga hari berturut-turut drone Qasef K2 menyerang sejumlah target sensitif di bandara internasional Abha di wilayah selatan Arab Saudi.
"Serangan pesawat nirawak tersebut sebagai tanggapan atas meningkatnya agresi dan kejahatan para agresor Saudi dan blokade Yaman," ujar Saree.
Unit drone Yaman hari Selasa juga menargetkan Bandara Abha dengan drone Samad 3.
Bandara Abha di wilayah selatan Arab Saudi telah menjadi sasaran unit drone dan rudal militer dan komite rakyat Yaman.
Bandara tersebut menjadi pangkalan pengisian bahan bakar dan dukungan untuk jet tempur yang digunakan dalam serangan koalisi Saudi di Yaman.
Arab Saudi yang didukung Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya melancarkan invasi militer ke Yaman sejak Maret 2015 hingga kini dan melakukan blokade darat, laut, dan udara.
Perang yang disulut Arab Saudi dan sekutunya di Yaman sejauh ini telah menewaskan lebih dari 16.000 orang Yaman, melukai puluhan ribu orang, dan membuat jutaan orang Yaman kehilangan tempat tinggal. [Tp]



