telusur.co.id - Anggota Dewan Hubungan Antaretnis di Rusia, Ismail Shabanov, menegaskan bahwa kegagalan Amerika Serikat (AS) di Dewan Keamanan PBB menunjukkan bahwa periode supremasi Washington di dunia telah berakhir.
Ismail Shabanov dalam wawancara dengan IRNA, Sabtu (22/8/20) menyebut penentangan Dewan Keamanan PBB terhadap rancangan resolusi AS mengenai perpanjangan embargo senjata Iran sebagai tonggak baru kegagalan Washington di kancah dunia.
"Bahkan sekutu terdekat Amerika sendiri, termasuk Inggris dan Prancis, menolak untuk mendukung posisi Washington dalam resolusi anti-Iran di Dewan Keamanan PBB," ujar Shabanov seperti dikutip Parstoday.
Menurutnya, negara-negara Eropa telah kehilangan miliaran dolar akibat sanksi sepihak AS terhadap Iran.
Sebelumnya, koran Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung menyebut Iran, Rusia dan Cina berada di garda depan melawan tindakan sepihak AS di arena internasional.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menulis surat kepada ketua Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis (20/8/20) dengan menuduh Iran melanggar Dewan Keamanan PBB dan secara resmi menyerukan pengembalian sanksi terhadap Tehran.
Langkah AS ini tidak didukung sekutunya sendiri di Eropa, yang menunjukkan semakin terkucilnya AS di arena internasional. [Tp]
Rusia: Gagal di DK PBB, Indikasi Supremasi AS di Dunia Sudah Pudar
Dewan Keamanan PBB. (Ist).



