Revolusi Skor Bulu Tangkis: Format 3x15 Siap Mengubah Wajah Pertandingan Dunia - Telusur

Revolusi Skor Bulu Tangkis: Format 3x15 Siap Mengubah Wajah Pertandingan Dunia

Pebulu tangkis Ganda putra Korea Selatan. Sumber foto: ist

telusur.co.id - Kabar besar datang dari dunia bulu tangkis. Badminton World Federation (BWF) resmi akan menerapkan sistem skor baru 3 gim x 15 poin mulai Januari tahun depan, setelah memperoleh dukungan mayoritas dalam rapat umum tahunan di Horsens, Denmark.

Keputusan ini tidak main-main. Dengan hasil voting telak 198 berbanding 43, format lama 21 poin akhirnya harus mengalah demi konsep permainan yang lebih cepat dan dinamis.

BWF menyebut perubahan ini sebagai langkah strategis untuk membuat pertandingan lebih menarik bagi penonton sekaligus lebih “ramah” bagi pemain. Durasi laga yang lebih singkat diharapkan bisa mengurangi kelelahan, mempercepat pemulihan, dan bahkan memperpanjang usia karier atlet.

Tak hanya itu, format baru ini juga dinilai akan membantu penyelenggara dalam menyusun jadwal turnamen yang lebih efisien serta meningkatkan konsistensi siaran televisi—faktor penting dalam era olahraga modern.

Namun, di balik ambisi besar tersebut, tidak semua pihak menyambutnya dengan antusias.

Pelatih kepala Korea Selatan, Park Joo Bong, menjadi salah satu suara kritis. Ia mengaku masih lebih menyukai sistem lama 21 poin.

“Saya rasa badan dunia memang bertekad mengubahnya. Permainan akan menjadi jauh lebih cepat, dan pemain harus langsung ‘panas’ sejak poin pertama,” ujarnya.

Menurut Park, format 3x15 akan membuat momentum pertandingan berubah drastis. Pemain yang tertinggal di awal bisa kesulitan mengejar, karena waktu yang tersedia lebih singkat.

“Tidak akan ada banyak ruang untuk kesalahan. Begitu tertinggal, akan sangat sulit untuk bangkit,” tambahnya.

Sebelumnya, sistem 3x15 sudah diuji coba di sejumlah turnamen level bawah dan kejuaraan dunia junior. Namun, implementasi di level elite baru akan dimulai tahun depan menjadikannya salah satu perubahan paling signifikan dalam sejarah bulu tangkis modern.


Tinggalkan Komentar