telusur.co.id -Merek olahraga lokal, Ortuseight, resmi membuka musim baru lewat gelaran Summer 2026 Product Launch yang berlangsung pada 22-23 April 2026 di Atria, Gading Serpong, Tangerang.
Event ini menjadi panggung bagi Ortuseight untuk menegaskan arah inovasi produk sekaligus menjawab kebutuhan atlet dan pecinta olahraga yang terus berkembang.
Memasuki kuartal kedua tahun ini, Ortuseight memperkenalkan berbagai lini terbaru, mulai dari sepak bola, futsal, lari, hingga padel. Tak sekadar peluncuran, acara dikemas dalam format presentasi dan experience session, fashion show, serta menghadirkan interaksi langsung antara produk dan para pelaku industri.
Hari pertama dibuka dengan pemaparan produk oleh Senior Brand Communication Manager, Yuda Amardika, di hadapan distributor, mitra, media, dan stakeholder. Suasana semakin hidup pada sore hari lewat fashion show yang menampilkan koleksi terbaru, dihadiri atlet hingga influencer.
Memasuki hari kedua, fokus beralih pada diskusi mendalam bersama distributor guna memperkuat pemahaman produk dan kolaborasi bisnis.
Dalam peluncuran ini, Ortuseight menyoroti tiga produk unggulan: Hyperfit untuk kebutuhan hybrid fitness, lini Padel Series lewat Vector Bandeja, serta Track and Field Series seperti Aeroflash dan Aeroswift yang mengedepankan kecepatan dan bobot ringan.

Namun, perhatian utama justru tertuju pada sepatu track and field (spike) dan sepatu hybrid sport yang dinilai masih langka di pasar Indonesia.
“Yang paling menarik itu sepatu track and field dan hybrid sport. Kalau diperhatikan, atlet di Indonesia kesulitan mencari sepatu spike dengan spesifikasi tinggi. Harganya mahal dan barangnya jarang,” ujar Yuda.
Ia menegaskan, Ortuseight ingin mengisi celah tersebut sebagai merek lokal yang mampu menghadirkan produk dengan standar tinggi.
“Kami melihat banyak kebutuhan dari atlet. Bahkan ada yang mengeluh kenapa belum ada sepatu spike lokal. Kami ingin jadi solusi. Untuk hybrid sport juga, ini lagi tren dan kami termasuk yang pertama di Indonesia, bahkan di dunia baru beberapa brand saja,” lanjutnya.

Selain sepatu, Ortuseight juga memperkenalkan inovasi di lini apparel melalui lima teknologi utama seperti OrtDry, LaserCut, Seamless Bond, UV Block System, dan OrtCool yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan performa pengguna.
“Inovasi pada apparel Ortuseight ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, performa, dan relevansi dengan aktivitas olahraga modern, sekaligus memperkuat posisi Ortuseight di pasar nasional hingga global,” tuturnya.
Yuda menambahkan, perkembangan kebutuhan atlet saat ini turut menjadi dasar inovasi produk, khususnya meningkatnya intensitas gym session dalam program latihan.
“Sekarang atlet tidak hanya fokus di lapangan. Mereka punya sesi gym khusus, jadi butuh sepatu yang memang didesain untuk itu. Dengan produk ini, kebutuhan atlet dari latihan hingga pertandingan bisa terpenuhi,” jelasnya.
Dari sisi kesiapan, produk-produk tersebut juga telah melalui uji coba di level kompetisi. Salah satunya bahkan sudah digunakan oleh atlet Ortuseight dalam ajang internasional di Singapura dan berhasil meraih podium.
Ortuseight menargetkan beberapa produk mulai tersedia diluncurkan resmi ke pasar pada Mei 2026. Khusus sepatu track and field, proses registrasi ke federasi atletik dunia juga tengah dilakukan agar dapat digunakan secara resmi di kompetisi internasional.
“Event ini menjadi medium bagi kami untuk memperkenalkan arah produk ke depan. Kami ingin memastikan setiap inovasi tidak hanya relevan secara fungsi, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan pasar,” tutup Yuda.
Sejak berdiri pada 2018 di bawah naungan PT Vita Nova Atletik, Ortuseight terus menunjukkan pertumbuhan dengan mengedepankan desain, teknologi, serta komunikasi kreatif untuk pasar olahraga di Indonesia.



