telusur.co.id - Juru bicara Kanselir Jerman, Steffen Seibert mengatakan, pemerintah Berlin tidak akan mentolerir bentuk demonstrasi apapun untuk mendukung rakyat Palestina.
Dikutip dari Farsnews, Sabtu (15/5/21), pemerintah Jerman pada Rabu lalu juga mengutuk serangan roket oleh kelompok perlawanan Palestina dalam menanggapi agresi Israel, dan mengatakan bahwa hal itu tidak dapat dibenarkan.
Dia justru menolak mengecam pembunuhan anak-anak Palestina yang dilakukan oleh militer rezim Zionis di Jalur Gaza.
Sementara itu, Kanselir Austria Sebastian Kurz juga memilih mendukung Tel Aviv ketimbang mengungkapkan rasa simpati kepada warga Palestina, yang menjadi korban serangan brutal Israel.
Pemerintah Austria juga mengibarkan bendera rezim Zionis di gedung-gedung resmi pemerintah pada hari Jumat (14/5/21) sebagai bentuk “solidaritas” untuk Israel.
“Saya mengutuk serangan terhadap Israel dari Jalur Gaza," kata pemimpin konservatif tersebut.
Pemerintah Prancis juga melarang demonstrasi warga untuk mendukung Palestina, yang dijadwalkan berlansung Sabtu ini.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin telah meminta aparat keamanan untuk melarang protes pro-Palestina di Paris di tengah meningkatnya serangan udara Israel di Jalur Gaza. [Tp]



