telusur.co.id - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan pada hari Jumat (3/4/2026) bahwa jet tempur F-35 kedua telah dihancurkan di langit Iran tengah oleh sistem pertahanan canggih baru dari Angkatan Udara IRGC. Disebutkan bahwa jet tempur yang nahas itu milik skuadron Lakenheath.
Dilansir Kantor berita tasnim. IRGC mencatat bahwa jet tempur yang menerobos masuk telah hancur total dan jatuh.
Dalam dua belas jam terakhir, ini adalah jet tempur kedua yang dihancurkan oleh pertahanan udara IRGC, dan karena hancurnya pesawat, tidak ada informasi tentang nasib pilotnya, demikian pernyataan tersebut.
AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran menyusul pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan-serangan tersebut melibatkan serangan udara besar-besaran terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.



