telusur.co.id - Komisi VI DPR RI bakal memanggil Badan Pengelola Investasi Daya Agata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia terkait kabar entitas tersebut mencaplok saham perusahaan ride-hailing PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan, hal itu akan dilakukan di masa sidang yang akan dimulai pekan depan, setelah masa reses. Tak hanya Danantara, Komisi VI DPR RI juga akan memanggil PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkait investasi di GOTO melalui anak usahanya, Telkomsel yang telah dilakukan sejak 2020 lalu.
“Jadi kita akan segera panggil Danantara, juga Telkom, bagaimana ini ke depannya terkait akuisisi (saham) GOTO,” kata pria yang akrab disapa Adi tersebut usai menghadiri IDN Times Leadership Forum 2026 di IDN HQ, Jakarta Selatan, dikutip Sabtu (9/5/2026).
Adi mengatakan, Danantara akan dimintai klarifikasi terkait kabar caplok saham GOTO itu, dan apa alasan di baliknya.
“Nah saya enggak tahu apa rasionalnya dari Danantara, kalau memang betul ya Danantara itu investasi, ini pun juga kami harus klarifikasi,” tutur Adi.
Dia mengatakan, Komisi VI DPR RI memperhatikan rekam jejak Telkom melalui anak usahanya, Telkomsel yang berinvestasi di Gojek melalui PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO).
Telkomsel mengantongi 23,7 miliar saham GOTO. Adapun jumlah tersebut setara 2 persen dari saham yang beredar. Investasi itu disoroti Adi karena dinilai menyebabkan kerugian pada perusahaan pelat merah tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan Telkom pada kuartal III-2025, perusahaan memiliki kerugian yang belum terealisasi (unrealized loss) dan perubahan nilai wajar investasi sebesar Rp360 miliar.
“Danantara kami minta juga harus cermat sebelum melakukan investasi, terutama juga melihat past-performance atau record dari saham GOTO sendiri yang perkembangannya beberapa tahun ini kan kurang bagus. Sehingga nilai valuasi dari investasi Telkom di GOTO ini kan juga akhirnya malah secara value kan tidak meningkat,” tutur Adi.
Adapun kabar Danantara mencaplok saham GOTO diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat merespons keluhan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day 2026), Jumat (1/5). Para serikat buruh menuntut keadilan bagi para mitra pengemudi.
Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani membeberkan alasan Danantara beli saham GOTO. Salah satunya, ingin ikut menyejahterakan pengemudi transportasi online.
"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol," kata dia, Selasa (5/5)



