telusur.co.id - Perusahaan-perusahaan maskapai AS dikabarkan telah membatalkan penerbangan Washington-Tel Aviv, menyusul hujan rudal sayap militer Hamas, Izzudin al-Qassam ke kota itu pada Kamis (13/5/21) dini hari tadi.
Reuters dan al-Jazeera melaporkan, penerbangan-penerbangan pesawat dipindahkan dari bandara Ben Gurion ke bandara Ramon yang terletak di selatan Tanah Pendudukan. Pesawat-pesawat penumpang yang tengah menuju Ben Gurion terpaksa mengubah jalur akibat serangan rudal Palestina.
Dini hari tadi, al-Qassam mengumumkan telah melancarkan serangan rudal ke Tel Aviv, sebagai balasan atas serangan udara jet-jet Rezim Zionis ke kawasan pemukiman di Gaza.
Salah satu rudal al-Qassam yang diluncurkan ke Tel Aviv dilaporkan menghantam pelataran bandara internasional Ben Gurion.
”Rudal-rudal yang telah ditembakkan Izzudin al-Qassam ke arah Tanah Pendudukan hingga kini adalah stok lama yang ingin kami habiskan. Aset-aset (rudal) utama al-Qassam masih belum digunakan,” kata Wakil Ketua Kantor Politik Hamas, Saleh al-Arouri, seperti dilansir Alalam, Kamis (13/5/21).
Al-Arouri juga menegaskan bahwa Poros Perlawanan siap bertempur melawan Rezim Zionis selama berbulan-bulan.
Dalam wawancara dengan kanal berita al-Aqsa tersebut, al-Arouri menegaskan bahwa “semua persiapan Poros Perlawanan dilakukan demi membela Quds. Operasi ‘Pedang Quds’ menunjukkan bahwa Poros Perlawanan berkiblat kepada Quds.” [Tp]
Hujan Rudal Palestina ke Israel, Bandara Ben Gurion Terpaksa Ditutup
Bandara Ben Gurion Israel. (Foto: JP,).



