Ducati Kehilangan Tajinya? Dominasi Berubah Jadi Tantangan di MotoGP 2026 - Telusur

Ducati Kehilangan Tajinya? Dominasi Berubah Jadi Tantangan di MotoGP 2026

Pembalap Ducati, Marc Marquez. Foto: int

telusur.co.id - Dominasi panjang Ducati Lenovo Team kini mulai menunjukkan retakan. Duet super mereka, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, belum juga kembali ke podium hari Minggu sejak Grand Prix Jepang 2025. Delapan balapan tanpa podium menjadi catatan yang tak biasa terpanjang sejak periode sulit mereka pada 2012 hingga 2014.

Tak hanya itu, Ducati juga sedang mengalami puasa kemenangan dalam lima Grand Prix terakhir. Situasi ini membuka peluang bagi rival, terutama Aprilia Racing yang tampil mengesankan lewat performa gemilang Marco Bezzecchi. Pabrikan asal Noale tersebut kini justru mengambil alih sorotan, menggeser dominasi yang sebelumnya identik dengan Ducati.

Dilansir MotoGP.com, Jika menengok ke belakang, perjalanan Ducati menuju puncak bukanlah hal instan. Momentum besar mereka mulai terasa sejak kemenangan Jack Miller di Grand Prix Spanyol 2021, yang mengakhiri penantian panjang sejak era Danilo Petrucci di Grand Prix Prancis 2020. Meski gagal meraih gelar pada 2021 yang justru diamankan Fabio Quartararo bersama Monster Energy Yamaha MotoGP Ducati segera bangkit dan memasuki era kejayaan.

Sejak 2022, Ducati nyaris tak terbendung. Francesco Bagnaia meraih dua gelar dunia, disusul Jorge Martin dan kemudian Marc Marquez yang menambah daftar juara dengan motor Ducati Desmosedici. Nama-nama mereka kini terukir dalam “menara juara” Ducati simbol supremasi pabrikan Italia tersebut.

Namun roda kompetisi terus berputar. Saat Ducati mencoba menemukan kembali ritme terbaiknya, justru Aprilia yang kini mencuri perhatian. Perubahan peta kekuatan ini membuat musim 2026 terasa lebih terbuka dan penuh ketidakpastian.


Tinggalkan Komentar