Dianggap Sebar Hoaks, Twitter Dituntut Blokir Akun Trump - Telusur

Dianggap Sebar Hoaks, Twitter Dituntut Blokir Akun Trump

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. (Foto: CNN).

telusur.co.id - Sekelompok legislator dari Partai Demokrat, tokoh liberal, jurnalis, dan aktivis politik Amerika Serikat (AS) mengunggah pesan-pesan di Twittter, yang meminta agar akun Presiden Donald Trump diblokir.

”Tutup akun dia (Trump) di Twitter. Ini adalah informasi yang murni salah. Suara-suara kredibel tengah dihitung. Ini AS, bukan Rusia,” kata Senator Demokrat dari Negara Bagian Virginia, Gerry Connolly melalui akunnya menanggapi klaim Trump soal kecurangan di Pilpres AS, dilansir Sputnik, Jumat (6/11/20).

Wakil Demokrat dari Negara Bagian Rhode Island, David Cicilline dalam akunnya menulis, ”Saat ini, akun Twitter milik Presiden sedang menyebarkan dusta dan informasi keliru di tengah situasi yang mencekam. Ini adalah ancaman bagi demokrasi kita. Akun Trump harus diblokir hingga penghitungan suara berakhir.”

“Akun Twitter Presiden (Trump) sekarang ini merupakan ancaman bagi demokrasi AS,” cuit Mehdi Hasan, jurnalis dari situs berita-analisis Intercept.

Mantan pendukung Trump, David Seissman menulis, ”Demi menjaga demokrasi kita, saya minta agar Twitter menutup akun Donald Trump hingga hasil Pilpres diketahui.”

“Sekarang ini Trump terus berbohong dan memublikasikan informasi dusta terkait hasil Pilpres,”cuit Chip Franklin, seorang aktivis politik di AS.

Trump berkali-kali mencuit bahwa terjadi kecurangan dalam penghitungan suara. Di lain pihak, Twitter selalu melabeli cuitan-cuitan Trump dengan stiker “menyesatkan.” [Tp]


Tinggalkan Komentar