telusur.co.id - Departemen Luar Negeri Republik Islam Iran dalam sebuah pengumuman menjelaskan langkah diplomatik dan hukum yang diambil untuk memburu para pelaku teror kepada Qassem Soleimani, komandan pasukan Quds IRGC.
Parstoday melaporkan, Deplu Iran Jumat (2/10/20) sore menyatakan, selain langkah diplomatik dan hukum internasional yang diambil Deplu beberapa jam setelah teror Syahid Qassem Soleimani, pasukan unit keamanan dan militer Iran juga tengah mengumpulkan data terkait para penjahat yang terlibat di aksi teror ini dimana sebagiannya telah diidentifikasi serta yang lainnya dalam waktu dekat juga akan diidentifikasi.
Notifikasi ini menambahkan, selain itu berkas hukum terhadap pemberi perintah, manajer dan pembantu kejahatan ini juga disusun di pengadilan Tehran tengah dibahas; wajar setelah penyidikan pengadilan dan identifikasi pelaku selesai, Deplu iran bersama lembaga terkait kembali akan memulai langkah diplomatiknya dengan bersandar pada hasil penyidikan pengadilan.
Syahid Qassem Soleimani pada 3 Januari 2020 atas undangan resmi petinggi Irak berkunjung ke negara ini bersama wakil komandan Hashd al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis. Mereka beserta delapan orang lainnya gugur akibat serangan udara militer Amerika Serikat. [Tp]



