Bayi 7 Bulan Gugur Saat Rumah Orang Tuanya Dibombardir Israel - Telusur

Bayi 7 Bulan Gugur Saat Rumah Orang Tuanya Dibombardir Israel

Seorang ibu Palestina menangisi bayi yang wafat. (NewYorkTimes).

telusur.co.id - Jurnalis al-Alam menyatakan bahwa hingga saat ini, belum ada data statistik resmi terkait jumlah korban gugur Palestina akibat agresi Rezim Israel. Meski demikian, al-Alam menambahkan bahwa berdasarkan laporan-laporan awal, jumlah yang gugur telah bertambah menjadi 140 orang, termasuk seorang bayi berusia 7 bulan.

Al-Alam melaporkan,  bayi ini gugur saat rumah orangtuanya dibombardir serangan udara Israel.

Menurut laporan, agresi Rezim Zionis hari Sabtu (15/5/21) ke beberapa titik di Gaza telah menewaskan sedikitnya 13 warga, termasuk 7 wanita dan seorang anak.

Sementara itu, kapal-kapal tanker yang memuat minyak Laut Hitam menuju Tanah Pendudukan meminta untuk mengubah pelabuhan tujuan mereka.

Reuters melaporkan, sedikitnya dua korporasi kapal meminta untuk mengosongkan muatan minyak mentah mereka dari pelabuhan Askelon ke pelabuhan Haifa. Permintaan ini diajukan lantaran mereka khawatir atas serangan rudal Palestina ke Israel.

Pada hari Selasa (11/5/21) lalu, sebuah kawasan industri di dekat Askelon dihantam salah satu rudal Gaza. Sebuah tempat cadangan minyak milik perusahaan minyak dan infrastruktur Israel juga dikabarkan hancur. Perusahaan ini mengelola sebuah jaringan pipa bahan bakar di Israel.

Kanal 13 Israel mengabarkan, pejuang Palestina telah membuat Rezim Zionis terkungkung dalam blokade udara.

Semua pesawat yang menuju bandara Ben Gurion terpaksa mengubah jalur mereka ke negara lain.

Jubir al-Qassam, Abu Ubaidah pada hari Kamis kemarin juga mengabarkan, rudal jarak menengah Ayyash telah ditembakkan ke arah bandara internasional Ramon di selatan Tanah Pendudukan.

Ia lalu meminta dari semua maskapai dunia agar segera menghentikan penerbangan pesawat-pesawat mereka ke semua bandara di Tanah Pendudukan.

Situs harian Maariv juga melaporkan, sebuah rudal telah menghantam dekat kota Eilat, yaitu kawasan yang bandara Ramon terletak di sana.

Sebelum ini Reuters dan al-Jazeera melaporkan, penerbangan-penerbangan pesawat dipindahkan dari bandara Ben Gurion ke bandara Ramon yang terletak di selatan Tanah Pendudukan. Tindakan ini dilakukan menyusul serangan rudal al-Qassam ke Tel Aviv. [Tp]


Tinggalkan Komentar