telusur.co.id - PDI Perjuangan telah mendaftarkan 580 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg)ke ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (11/5/23). Di antara Bacaleg yang didaftarkan, ada nama Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau Pinka Hapsari yang merupakan putri Ketua DPR RI Puan Maharani.
"Ada Mbak Pinka yang memang telah mengikuti kaderisasi, tinggal di Sekolah Partai selama 3 hari," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (11/5/23).
Akan tetapi, Hasto tidak membeberkan daerah pemilihan yang menjadi lokasi Pinka Hapsari berkontestasi dalam politik. Hasto mengatakan bahwa PDI Perjuangan, dalam melakukan rekrutmen, mencari para calon yang bisa berasal dari mana pun.
Keluarga menjadi salah satu lingkungan utama yang menjadi bagian dari pendidikan politik. Dengan demikian, para calon juga bisa muncul dari lingkungan keluarga yang berkecimpung di politik, seperti keluarga Puan Maharani.
Kondisi itu juga terjadi di berbagai negara demokrasi lainnya seperti di Amerika Serikat dan Singapura.
"Partai terus melakukan rekrutmen melalui pendidikan politik dan kaderisasi. Salah satu proses rekrutmen itu memang berasal dari keluarga," ucap Hasto.
Meskipun demikian, Hasto mengatakan bahwa PDI Perjuangan juga membuka diri terhadap tokoh-tokoh yang mau bergabung.
"Buktinya tadi ada purnawirawan TNI/Polri, ada para akademikus, tokoh-tokoh budayawan dan seniman, termasuk anak-anak muda," ujarnya.
Hasto menjelaskan bahwa 48 persen bacaleg PDI Perjuangan adalah kalangan muda berusia 45 tahun ke bawah. [Tp]



