telusur.co.id - Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pembunuhan polisi terhadap pria kulit hitam tak bersenjata di Minneapolis, yang telah memicu protes di beberapa kota dan berakhir menjadi kekerasan.
Menurut Iran, peristiwa yang dialami oleh George Floyd merupakan pembunuhan tragis terhadap orang kulit hitam dan diskriminasi rasial yang mematikan di Amerika Serikat.
"Suara-suara para pengunjuk rasa harus didengar dan penindasan terhadap orang Amerika yang menderita harus segera dihentikan," kata pernyataan kementerian itu.
Lebih jauh, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengkritik pedas Amerika. Kata dia, Amerika melakukan kampanye di berbagai negara sebagai negara anti rasisme, tetapi justru aparatnya yang rasis.
“Seluruh dunia untuk berperang melawan rasisme. Saatnya untuk #WorldAgainstRacism," katanya.



