telusur.co.id - Pasangan muda Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, harus mengakhiri langkah mereka di babak perempat final Badminton Asia Championships 2026 setelah kalah dari unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto, dengan skor 11-21, 16-21 di Ningbo, Cina pada Kamis, (10/4/2026) .
Meski kalah, Rachel tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Ia mengakui laga ini menjadi pengalaman baru yang sangat berharga, terutama karena ini merupakan pertemuan pertama mereka melawan pasangan Jepang tersebut.
“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Ini jadi pelajaran baru buat saya pribadi. Lawan sulit dimatikan dan punya banyak variasi serangan,” ujar Rachel.
Pada gim kedua, Rachel/Febi sempat menunjukkan perlawanan dengan unggul lebih dulu. Namun, situasi berbalik ketika mereka kehilangan fokus dan bermain terburu-buru, sehingga lawan mampu mengejar dan membalikkan keadaan.
“Kami sempat unggul tapi tersusul. Kami jadi terburu-buru dan permainan tidak sesuai rencana. Fokusnya kemana-mana, padahal seharusnya tidak perlu takut,” tambah Rachel.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi, khususnya dalam hal ketenangan saat menghadapi pemain-pemain top dunia. Menurutnya, keberanian menjadi faktor kunci yang masih perlu ditingkatkan.
Sementara itu, Febi menyoroti kualitas serangan lawan yang dinilai sangat menyulitkan sepanjang pertandingan. “Serangan mereka cukup kencang, dropshot-nya juga menyulitkan. Untuk mematikan mereka tidak mudah,” jelas Febi.
Febi juga mengakui bahwa performa mereka hari ini tidak setenang saat pertandingan sebelumnya, yang turut memengaruhi hasil akhir.



