telusur.co.id - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, memastikan langkah ke babak 16 besar Australian Open 2026 setelah menundukkan wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dengan skor meyakinkan 21-14, 21-11 pada babak 32 besar yang berlangsung di Sydney, Rabu (10/6/2026).
Zaki tampil dominan sepanjang pertandingan. Ia mengaku bersyukur dapat bermain dengan lancar tanpa kendala cedera dan mampu menerapkan strategi yang telah disiapkan sejak awal laga.
"Alhamdulillah hari ini sudah bisa bermain dengan lancar tanpa cedera dan diberi kemenangan. Dari awal saya memang mau menekan lebih dulu dan mencari tempo permainan yang lebih enak buat saya sendiri. Apa yang sudah saya strategikan dari awal bisa berjalan sesuai yang saya mau," ujar Zaki dalam keterangan yang diterima melalui grup PBSI.
Meski meraih kemenangan dua gim langsung, pemain muda Indonesia itu mengakui masih memiliki catatan evaluasi, terutama saat kehilangan beberapa poin pada akhir pertandingan setelah lawannya mengubah tempo permainan.
"Evaluasinya paling ada kehilangan lima poin di akhir karena dia mengubah tempo, jadi saya harus bisa lebih siap lagi untuk besok," katanya.
Pada babak 16 besar, Zaki akan menghadapi pemain senior asal Hong Kong, Lee Cheuk Yiu. Menghadapi lawan yang lebih berpengalaman, Zaki menegaskan dirinya tidak ingin gentar dan akan berusaha memberikan permainan terbaik.
"Besok ketemu pemain senior lagi, Lee Cheuk Yiu. Pastinya saya tidak mau takut, mau ngadu dulu mainnya, fokus satu-satu. Dia punya pengalaman yang banyak, jadi saya mau coba memberikan yang terbaik," ungkapnya.
Zaki juga mengaku sempat berharap tampil di Indonesia Open 2026. Namun, kegagalan tampil di turnamen tersebut tidak memengaruhi persiapannya menuju Australian Open.
"Sempat ada harapan main di Indonesia Open tapi belum rezeki. Saya nothing to lose saja, mau main atau tidak saya siap. Jadi tidak terlalu berpengaruh ke sini, malah ada waktu untuk mempersiapkan lebih lagi," tutupnya.



