TPS Rayakan Hari Kartini Lewat Program Pengembangan Diri Pekerja Perempuan - Telusur

TPS Rayakan Hari Kartini Lewat Program Pengembangan Diri Pekerja Perempuan

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kegiatan bertajuk Cantiknya Kartini TPS pada Selasa (21/4) di Kantor TPS. Foto: Istimewa.

telusur.co.id -Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar kegiatan bertajuk Cantiknya Kartini TPS pada Selasa (21/4) di Kantor TPS. Kegiatan ini diikuti oleh 50 pekerja perempuan dan difokuskan pada pengembangan diri serta penguatan peran perempuan di lingkungan kerja.

Program tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan seremonial, tetapi juga sarana untuk mempererat hubungan (bonding) antarpekerja perempuan. TPS memaknai semangat perjuangan R.A. Kartini melalui tema Habis Gelap Terbitlah Terang, yang mencerminkan keberanian dalam membuka akses pendidikan dan peluang bagi perempuan.

Nilai tersebut dinilai tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam mendorong perempuan untuk berperan aktif di berbagai bidang, termasuk dalam dunia profesional. Di lingkungan TPS, pekerja perempuan yang disebut sebagai “Kartini TPS” menjalankan berbagai peran, mulai dari tanggung jawab operasional sehari-hari hingga menjadi representasi perusahaan di ruang publik.

Dalam setiap peran tersebut, Kartini TPS diharapkan mampu membawa pesan positif sebagai individu yang berdaya serta menjunjung tinggi nilai saling menghargai dan menguatkan. Hal ini tercermin melalui prinsip show up, speak up, dan stand out, yang menjadi benang merah dalam peringatan Hari Kartini tahun ini.

Sebagai bagian dari kegiatan, TPS juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan merias diri. Aktivitas ini bertujuan untuk mendukung pekerja perempuan agar tampil rapi dan profesional sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri, rekan kerja, serta mitra komunikasi dalam setiap interaksi kerja.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Palupi, menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini di lingkungan perusahaan memiliki makna lebih dari sekadar seremoni.

“Semangat R.A. Kartini mengajarkan keberanian untuk membuka jalan dengan penuh kesadaran, ketenangan, dan konsistensi. Nilai tersebut kami refleksikan dalam peran Kartini TPS sebagai pekerja perempuan yang hadir secara utuh, berani menyampaikan gagasan secara konstruktif, serta mampu memberikan kontribusi dan makna dalam setiap peran yang dijalani,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap pekerja perempuan di TPS merupakan representasi perusahaan dalam berbagai situasi.

“Penguatan kepercayaan diri, termasuk melalui keterampilan sederhana seperti merias diri secara profesional, kami selaraskan dengan berbagai program pengembangan kapasitas lainnya. Harapannya, Kartini TPS dapat tumbuh sebagai insan yang utuh yang senantiasa siap berkontribusi optimal dalam mendukung keberlanjutan dan pencapaian TPS ke depan,” tutup Erika.

Melalui pendekatan pengembangan diri yang seimbang antara aspek personal dan profesional, TPS berharap pekerja perempuan dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi berkelanjutan bagi perusahaan di masa mendatang.


Tinggalkan Komentar