Syarat Wajib Ikut PTM Tingkat SD di Kota Tangerang: Orang Tua Sudah Vaksin - Telusur

Syarat Wajib Ikut PTM Tingkat SD di Kota Tangerang: Orang Tua Sudah Vaksin

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat meninjau PTM terbatas tingkat SD (foto: Instagram)

telusur.co.id - Sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas mulai hari ini, Senin (25/10/21). Sebanyak 45 dari 448 sekolah yang dipilih adalah SD yang dinilai sudah mampu menerapkan protokol kesehatan secara menyeluruh.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengemukakan, dari 45 SD, 32 di antaranya merupakan sekolah negeri. Sementara 13 lainnya merupakan sekolah swasta.

"Alhamdulillah hari ini untuk jenjang SD tahapan pertama PTM terbatas sebanyak 45 sekolah," kata Jamaluddin.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan PTM terbatas tingkat SD akan dilakukan bertahap. Nantinya sejumlah SD lain juga akan mengikuti PTM terbatas.

"Pemkot melakukan uji coba pendidikan tatap muka untuk siswa siswi SD, hari ini ada 45 dari 448 SD se Kota Tangerang yang sedang diuji coba, dan dilakukan secara berjenjang. Satu minggu satu hari pembelajaran, karena gantian dengan siswa tingkatan yg lain," ujar Arief.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang, kata Arief, menerapkan persyaratan yang ketat bagi siswa untuk dapat mengikuti PTM terbatas. Mulai dari pembatasan waktu belajar, kapasitas kelas hingga orangtua murid yang sudah mengikuti vaksinasi.

Hal tersebut dilakukan guna meminimalisir risiko terjadinya penularan Covid-19, baik di lingkungan sekolah maupun dari lingkungan tempat tinggal.

"Jadi kalau orangtuanya belum divaksin, anaknya belum bisa ikut PTM di sekolah. Tapi (para siswa) tetap bisa ikut pembelajaran via daring," jelasnya.

Pada pelaksanaan uji coba PTM terbatas tingkat SD kapasitas ruang kelas akan diisi sebanyak 50 persen dari jumlah keseluruhan siswa. Untuk kelas 4-6, satu hari melakukan PTM selama dua jam, sedangkan kelas di bawahnya kelas 1-3 selama 1,5 jam.

"Tiap tingkatan kelas belajarnya bergantian setiap hari, supaya tidak terlalu banyak siswa yang di sekolah," kata Wali Kota.

Laporan: Nadhifa Putri Nauramiyanti


Tinggalkan Komentar