telusur.co.id - Wali Kota Depok, Supian Suri turun langsung ke lapangan. Usai mengikuti kegiatan Operasi Bersih (Opsih), pada Kamis (9/4/2026), orang nomor satu di Depok itu menyisir kawasan Jalan Margonda Raya.
Blusukan ini bukan sekadar formalitas. Supian memilih berjalan kaki. Sambil melihat kondisi sekitar, ia menemukan masih ada sejumlah persoalan. Utamanya soal kebersihan lingkungan yang dinilai belum maksimal.
Saat melintas di sekitar tugu selamat datang Depok, Supian mendadak “ngopi bareng” mahasiswa. Ia menyapa sekelompok mahasiswa Universitas BSI yang tengah santai di warung kaki lima.
Suasana langsung cair. Mahasiswa tampak antusias. Jarang-jarang, Wali Kota mau nimbrung ngobrol santai tanpa sekat.
Tak cuma basa-basi, Supian juga meminta masukan. Ia menanyakan langsung soal kebersihan di sepanjang Margonda, pembangunan infrastruktur, hingga perayaan HUT ke-27 Kota Depok.
“Gimana menurut kalian soal kebersihan di sini?” kira-kira begitu yang ia gali dari para mahasiswa.
Mereka yang duduk sembari meneguk secangkir kopi pun menjawab dengan singkat. "Alhamdulillah bersih pak," sahut salah seorang mahasiswa.
Sebelum pamit, Supian juga menyelipkan harapan. Ia meminta dukungan generasi muda agar Depok bisa makin maju ke depan.
Aksi spontan ini pun menuai respons positif. Fajar (22), mahasiswa semester lima, mengaku terkesan.
“Salut sih sama Pak Wali. Lagi tugas tapi masih mau ngobrol sama kita. Merakyat lah,” ujarnya kepada Telusur.
Hal senada disampaikan Dimas (21) yang juga rekan dari Fajar. Menurut dia, sikap seperti itu memang sudah seharusnya dimiliki setiap pemimpin.
“Pemimpin itu harus dekat sama rakyat, jangan berjarak,” ucap dia.
Laporan: Malik Sihite



