Satgas Dai Peduli Umat KODI DKI Launching Posko Layanan Korban Covid di TPU Rorotan - Telusur

Satgas Dai Peduli Umat KODI DKI Launching Posko Layanan Korban Covid di TPU Rorotan

Ketua KODI DKI Jakarta, KH. Jamaludin F. Hasyim (berkopyah). (Ist)

telusur.co.id - Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta bersama Forum Komunikasi Lembaga Dakwah (FKLD) DKI Jakarta dan Syiar Dai Indonesia (SDI) yang telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Dai Peduli  Umat, meluncurkan (launching) Program Layanan Korban Covid-19.

Launching tersebut berpusat di TPU Covid-19 Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (5/8/21).

Dalam layanan Korban Covid ini terfokus beberapa program, diantaranya adalah; layanan jenazah korban Covid-19, layanan talqin dan doa, layanan tahlil online, layanan ziarah kubur dan layanan tadzkiratul maut online.

"Dalam acara launching hari ini kami melaksanakan ziarah di area pemakaman TPU Covid Rorotan. Selain itu, kami juga memberikan dukungan semangat kepada para petugas pemakaman dengan membagikan paket nasi kebuli kepada mereka," kata Ketua KODI DKI Jakarta, KH. Jamaluddin F. Hasyim

Dia menjelaskan, ealisasi program tersebut saat ini sedang menunggu surat izin dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta,

"Kami sedang menunggu surat izin dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, agar KODI DKI bisa mendirikan Posko layanan rohani bagi korban Covid yang bisa mengurangi duka nestapa yang mereka alami. Mohon doa semua, semoga program ini berjalan lancar dan sukses," terang KH Jamal.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Syiar Dai Indonesia (SDI) Ustadz Rakimin Al-Jawiy, yang juga Ketua Pelaksana kegiatan ini menuturkan, berdasarkan kondisi TPU Covid Rorotan, program layanan rohani korban Covid ini sangat dibutuhkan.

Hal ini, tampak dari sambutan para petugas di area TPU yang sangat antusias dan menyenangkan. Bahkan dalam survey sebelumnya, diharapkan agar KODI DKI Jakarta mendirikan posko layanan rohani bagi para korban Covid-19.

"Layanan korban Covid ini memang hakikatnya mengandung nilai nilai takziah yang dapat memberikan dukungan moril maupun spiritual, menghibur keluarga yang tertimpa musibah dan turut mendoakan para arwah yang meninggalkan mereka," ujarnya.

"Lebih dari itu, lalu lalang mobil ambulance yang membawa jenazah Covid dan para peziarah yang datang dan pergi silih berganti, semakin meneguhkan bahwa program layanan rohani korban Covid sangat dibutuhkan oleh masyarakat," imbuhnya. [Tp]


Tinggalkan Komentar