telusur.co.id - Kepala NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara), Jens Stoltenberg mengatakan aliansi militer akan menyelidiki tuduhan Prancis mengenai angkatan laut Turki yang diduga menyelundupkan senjata ke Libya dengan cara tidak menghidupkan radar, di Mediterania.
"Pesan saya adalah bahwa kami telah memastikan bahwa otoritas militer NATO sedang menyelidiki insiden itu untuk memberikan kejelasan penuh atas apa yang terjadi," kata sekretaris jenderal NATO kepada wartawan.
Diketahui, Turki dan Prancis bersebrangan di dalam konflik yang terjadi di Libya. Turki, Italia dan Qatar mendukung Pemerintahan di Tripoli yang dipimpin Fayez Sarraj. Sedangkan Prancis, Rusia, Yordania, Uni Emirat Arab mendukung Khalifa Hifter.
Florence Parly, menteri angkatan bersenjata Prancis, telah berulang kali menuduh Ankara melanggar embargo senjata PBB. Turki menolak tuduhan Perancis dan membantahnya.
Parly mengatakan bahwa pada 10 Juni kapal perang Turki menyalakan lampu radar mereka tiga kali di kapal perang Prancis Courbet di Mediterania timur. Dia mengatakan Courbet sedang dalam misi NATO untuk memeriksa apakah sebuah kapal Turki, Cirkin, menyelundupkan senjata ke Libya setelah mematikan transpondernya, gagal mengidentifikasi dirinya dan tidak memberikan tujuan akhirnya.
Dia menambahkan bahwa pelaut Turki juga mengenakan rompi anti peluru dan berdiri di belakang senjata ringan mereka selama insiden itu.
Pejabat militer Turki pada hari Kamis menolak tuduhan Perancis sebagai tidak berdasar, menurut kantor berita Anadolu yang dikelola pemerintah.
"Angkatan bersenjata Turki memiliki pengalaman untuk mengatakan perbedaan antara langkah berbahaya, pelecehan, kegiatan ramah, kerja sama, solidaritas, dan koordinasi," seorang pejabat senior Turki, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara kepada media, adalah seperti dikutip.
Pejabat itu mengatakan klaim Prancis tidak didukung oleh bukti nyata, dan mengatakan kapal Prancis melakukan manuver cepat dan berbahaya yang melanggar prinsip NATO dan aturan keamanan angkatan laut. [ham]



