telusur.co.id - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, ada peningkatan mobilitas kendaraan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Ibu Kota. Menurutnya, ada peningkatan mobilitas kendaraan 7 hingga 20 persen bila dibanding saat PPKM Level 4.
"Selama PPKM level 3 dibanding dengan level 4 tentu ada peningkatan peningkatan kurang lebih antara 7 sampai sekitar 20 persen," kata Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/8/21).
Namun, kata Sambodo, bila dibandingkan pada masa PPKM Darurat di Juni 2021, saat ini mobilitas kendaraan di Jakarta masih lebih rendah.
"Angka volume mobilitas sekarang masih lebih rendah dibandingkan pada masa Juni," jelasnya.
Namun saat ini, lanjut Sambodo, diakui mulai terlihat kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Ibu Kota, terutama di pagi dan sore hari. Hal inilah yang akan dievaluasi oleh pihak Ditlantas Polda Metro Jaya.
"Karena secara fakta di lapangan anggota melaporkan bahwa pantauan CCTV di beberapa ruas jalan Jakarta sudah mulai terjadi kepadatan. Khususnya pada pagi dan sore hari," terangnya.
Seperti diketahui, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya tetap memberlakukan kebijakan ganjil genap saat PPKM Level 3 di Jakarta. Namun ada penurunan pemberlakuan ganjil genap, dari delapan ruas menjadi tiga ruas jalan.
"Hasil rapat tetap lanjutkan ganjil genap, namun ada perubahan terkait ruas jalan yang diberlakukan sistem ganjil genap," ujar Sambodo, Selasa (24/8/21).
Menurut Sambodo, kebijakan ganji genap efektif menurunkan mobilitas kendaraan. Adapun tiga ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said.
"Ganjil genap berlaku mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB," jelasnya.



