PM Inggris Sempat Takut Tak Bisa Lihat Kelahiran Anaknya - Telusur

PM Inggris Sempat Takut Tak Bisa Lihat Kelahiran Anaknya


telusur.co.id - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengakui takut dan khawatir tidak akan hidup untuk melihat kelahiran putranya saat sedang berjuang melawan virus corona.

Pengakuan jujurnya muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bersikeras bahwa virus corona bukan buatan manusia menyusul pernyataan Donald Trump bahwa itu dibuat di laboratorium.

Dr Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO pada Covid-19, mengatakan penyakit ini berasal dari kelelawar dan penelitian harus dilakukan pada hewan yang terkena virus corona dari kelelawar yang kemudian menyebar ke manusia.

Di tempat lain, angka kematian coronavirus Inggris telah meningkat sebesar 315, dengan Pemerintah mengakui kehilangan target pengujian harian kemarin.

Jumlah tes coronavirus yang dilakukan di Inggris turun menjadi 76.496 kemarin, dua hari setelah mencapai target 100.000 sehari.

Menteri Kantor Kabinet Michael Gove mengumumkan 315 kematian baru pada konferensi pers Downing Street hari ini.

Boris Johnson telah mengungkapkan apresiasi yang tinggi untuk tenaga medis. Dia pun bertepuk tangan untuk penjaga dari bangsal rumah sakitnya, beberapa jam setelah keluar dari perawatan intensif.

Ketika dirawat, Boris mengaku seperti berada di dalam petinju, tidak ada yang lain. Kami berdiri dan ada jendela besar yang menghadap ke luar Sungai Thames, dan kami melihat Met dan Fire Brigade melakukan pajangan ini dengan perahu mereka.

“Itu sangat fantastis. Dan kami bertepuk tangan keras untuk NHS dan untuk pekerja perawatan. Saya berutang hidup kepada dokter, perawat, dan petugas layanan kesehatan kami," ungkapnya. [ham]


Tinggalkan Komentar