telusur.co.id - Sudah bukan rahasia lagi, Betawi memiliki banyak perguruan atau padepokan pencak silat. Potensi silat perlu digali guna melahirkan pesilat yang handal.
Hal tersebut diungkap oleh Gubernur Anies Baswedan terkait Festival Virtual Silat Cingkrik Tradisional Betawi yang diselenggarakan oleh Perguruan Cingkrik Rawa Belong (Percira).
"Selamat atas terselenggaranya festival virtual Cingkrik tradisional Betawi yang diselenggarakan oleh teman-teman di Perguruan Cingkrik Rawa Belong (Percira). Harapannya, kegiatan ini akan melahirkan potensi-potensi pencak silat Cingkrik Betawi yang menjadi pesilat handal, siap untuk ikut mempromosikan silat Indonesia di kancah global," ujar Anies, dalam keterangan tertulisnya.
Hal senada turut disampaikan anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengucapkan selamat atas terlaksananya festival ini. Dia berharap kegiatan ini dapat menciptakan generasi penerus pencak silat Betawi.
"Semoga kegiatan ini dapat menciptakan generasi-generasi penerus pencak silat Betawi yang siap mengikuti festival pencak silat Internasional dan membangggakan bangsa," kata perempuan yang karib disapa Mpok Fahira ini.
Sementara itu, Kadin Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana menyatakan, pandemi Covid-19 tak mengurangi tumbuhnya ekosistem kebudayaan di lingkungan DKI Jakarta. Salah satunya dibuktikan dengan terselenggaranya Festival Virtual Silat Cingkrik Tradisional.
"Kami Dinas Kebudayaan mendoakan semua pekerja seni dan pegiat budaya di DKI Jakarta diberikan nikmat sehat, kekuatan untuk menjaga kesehatan di tengah masa pandemi Covid-19 ini," katanya.
Kepala Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Barat Ahmad Syaropi mengakui, adanya pandemi Covid-19 terpaksa menunda aktivitas berkesenian di Jakarta Barat. Namun, festival ini merupakan tanda bahwa kesenian di Jakarta Barat mulai hidup kembali.
"Festival ini merupakan tanda bahwa kesenian di Jakarta Barat mulai hidup kembali. Diharapkan nanti akan ada banyak acara festival kesenian virtual sehingga turut membangun ekosistem kebudayaan di DKI Jakarta," ujarnya.
Lebih jauh Ketua Perguruan Silat Cingkrik Rawa Belong, Robi Indra menyatakan Festival Virtual Silat Cingkrik Tradisional tahun 2021 ini merupakan kali kedua gelaran yang dilakukan pada masa pandemi Covid-19. Ia berharap para pelestari budaya Betawi agar tetap semangat konsisten menjadi 'pejuang' silat tradisi di tengah pandemi Covid-19.
"Jika semua orang berhenti aktivitas karena wabah, kami justru ingin menyuarakan semangat kolaborasi sehingga menciptakan efek kekuatan untuk mengahadapi COVID-19 ini," ujarnya.
Lebih jauh Robi juga mengungkapnya ucapan terima kasih kepada Kepala Suku Dinas Kebudayaan (Kasudin) Jakarta Barat, Ahmad Syaropi, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah membimbing, membesarkan dan memberikan pesan untuk menjadi pejuang pesilat tangguh yang siap tampil festival tingkat global.
"Harapan saya agar ke depan festival ini menjadi agenda rutin yang diadakan bersama dengan Pemprov DKI Jakarta. Dimana pemenang mendapatkan tiket masuk sekolah-sekolah negeri melalui jalur prestasi. Dan nantinya agar festival Silat Cingkrik se-DKI Jakarta ini menjadi ajang memperebutkan piala dari bapak gubernur," tukasnya. (Ts)



