telusur.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, angkat suara soal kebijakan work from home (WFH). Dia wanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) jangan coba-coba akalin aturan.
Ia menegaskan, bahwa ASN wajib memahami dan mematuhi surat edaran Wali Kota Depok dan Kementerian Dalam Negeri soal WFH.
Chandra juga mengingatkan, ASN harus menjadi contoh buat masyarakat. Soal mobilitas, dia mendorong penggunaan transportasi umum.
“Gunakan transportasi massal atau umum. Dan jika memungkinkan, berjalan kaki untuk jarak yang dekat,” kata dia saat memimpin apel pagi di Balai Kota, dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Senin (13/4/2026).
Tak hanya itu, dia juga menyoroti pentingnya penghematan energi, baik listrik maupun bahan bakar minyak (BBM). Soalnya, lanjut Chandra, tekanan ekonomi makin terasa.
Wakil Wali Kota mengungkapkan, harga energi terus merangkak naik. Sementara itu, defisit APBN di kuartal pertama sudah tembus sekitar Rp240 triliun.
“Kita harus dukung program penghematan energi dari pemerintah pusat. Ini bukan cuma soal uang, tapi tanggung jawab bersama,” tegas Chandra.
Lebih lanjut, Chandra mengajak ASN mulai menerapkan penghematan energi dari langkah sederhana. Nggak perlu muluk-muluk, yang penting konsisten.“
Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mendukung efisiensi energi, mulai dari hal kecil,” pungkas dia.
Laporan: Malik Sihite



