PC IPNU IPPNU Jaksel Tumbuhkan Kepemimpinan Pelajar Lewat SRC, MOK, dan Pohon Harapan - Telusur

PC IPNU IPPNU Jaksel Tumbuhkan Kepemimpinan Pelajar Lewat SRC, MOK, dan Pohon Harapan

Pengurus IPNU Jaksel. foto ist

telusur.co.id - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71, PC IPNU IPPNU Jakarta Selatan menginisiasi pembentukan Students Research Center (SRC) sejak dini melalui sinergi dengan pelajar SMP dan MTs Islam di Rumah Pendidikan Islam (RPI) Setiabudi. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari penguatan budaya organisasi sekaligus menumbuhkan tradisi intelektual di kalangan pelajar.

Salah satu fokus utama adalah penyampaian materi Manajemen Organisasi dan Kepemimpinan (MOK). Materi ini dirancang agar pelajar memahami dasar-dasar kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta pentingnya kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama. Pendekatan pembelajaran bersifat partisipatif, sehingga peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengalami praktik kepemimpinan secara langsung.

Sebagai praktik lanjutan dari materi MOK, pelajar diajak membuat “Pohon Harapan.” Setiap kelompok kecil menunjuk ketua kelompok yang memimpin diskusi, mengelola gagasan anggota, dan memastikan setiap peserta menyampaikan aspirasi mereka. Hasil diskusi kemudian dituangkan pada “daun-daun harapan” yang ditempelkan pada media berbentuk pohon. Pohon ini menjadi simbol refleksi diri dan pertumbuhan gagasan para pelajar.

Lebih dari sekadar simbol, metode Pohon Harapan juga menjadi langkah awal pengembangan SRC. Dengan pemetaan minat dan harapan pelajar, organisasi dapat membaca potensi mereka sejak dini. SRC diharapkan menjadi ruang intelektual bagi pelajar untuk mengembangkan tradisi diskusi, kajian, dan riset sederhana, sekaligus membentuk kesadaran keilmuan dan kemampuan berpikir kritis.

Melalui sinergi ini, PC IPNU IPPNU Jakarta Selatan menunjukkan bahwa organisasi pelajar dapat menjadi laboratorium kepemimpinan dan gagasan. Dari diskusi kelompok hingga Pohon Harapan, pelajar belajar bahwa masa depan tidak hanya dibangun melalui mimpi, tetapi juga melalui proses belajar, kepemimpinan, dan keberanian berpikir.

Penulis: Muhammad Habib Zakwan


Tinggalkan Komentar