BKKBN Jatim dan Ombudsman Perkuat Standar Pelayanan Publik yang Transparan dan Responsif - Telusur

BKKBN Jatim dan Ombudsman Perkuat Standar Pelayanan Publik yang Transparan dan Responsif

Plt. Kaper BKKBN Jatim, Sukamto dan Plt. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jatim, Triyoga Muhtar Habibi saat diwawancarai awak media seusai kedua belah pihak melakukan audiensi

telusur.co.id - Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus diperkuat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. 

Melalui audiensi dengan Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur pada Kamis (07/5/2026) pagi. BKKBN Jatim menegaskan keseriusannya dalam membangun sistem pelayanan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto menguraikan bahwa, audiensi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik di lingkungan BKKBN Jawa Timur, khususnya terkait penerapan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan yang lebih optimal.

Menurutnya, sinergi bersama Ombudsman menjadi langkah strategis agar seluruh layanan publik yang dijalankan BKKBN Jawa Timur dapat terus dievaluasi dan disempurnakan sesuai harapan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Timur memberikan berbagai masukan dan saran konstruktif terkait penguatan sistem pelayanan publik yang telah berjalan di BKKBN Jatim.

Sukamto menambahkan, sejumlah layanan berbasis digital yang selama ini telah dikembangkan, seperti aplikasi SiapBahagia, program magang, hingga layanan terintegrasi lainnya, pada dasarnya sudah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu dibenahi agar pelayanan menjadi semakin efektif dan mudah diakses masyarakat.

Ia menilai, masukan dari Ombudsman menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat kualitas pelayanan yang lebih profesional dan berorientasi pada kepuasan publik.

“Secara umum pelayanan yang kami bangun sudah berjalan dengan baik. Namun tentu masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan. Masukan dari Ombudsman menjadi energi positif bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” sebutnya saat diwawancarai awak media usai audiensi.

Sukamto menambahkan, audiensi tersebut diharapkan menjadi tolok ukur penguatan pelayanan publik di lingkungan BKKBN Jawa Timur ke depan. Pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan akuntabel sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Ia juga memastikan bahwa, BKKBN Jawa Timur akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan evaluasi yang diberikan Ombudsman melalui langkah-langkah konkret dalam pembenahan pelayanan publik.

Ke depan, BKKBN Jatim berencana melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai upaya menerjemahkan berbagai masukan dari Ombudsman menjadi kebijakan pelayanan yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas pelayanan publik akan terus kami tingkatkan. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” tutupnya. (ari)


Tinggalkan Komentar