telusur.co.id - Lonjakan warga Jakarta yang terpapar virus corona membuat rumah sakit kehabisan stok oksigen. Dengan sigap, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengadakan depot isi ulang oksigen di Monas.
Sikap gerak cepat (gercep) Anies ini diapresiasi oleh banyak kalangan termasuk akademisi Musni Umar.
"Warga DKI Jakarta patut bersyukur karena Gubernur Anies," ungkap Musni Umar, Senin.
Anies, kata dia, mengetahui apa yang sedang dibutuhkan oleh warganya yang kesulitan mendapatkan oksigen. "Sikap dalam atasi kekurangan oksigen di pasar, sehingga tidak terjadi seperti di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta, 63 pasien meninggal dunia akibat kehabisan oksigen," pujinya.
Kepala Bagian Hukum, Organisasi dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan, sebelumnya mengakui ada 63 pasien yang meninggal dari Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 07.00 WIB hingga Ahad, 4 Juli 2021 di jam yang sama. 33 pasien yang meninggal karena diduga kekurangan pasokan oksigen. "Sekaligus dipicu faktor klinis kesehatannya yang memang sudah buruk," kata dia.
Menurut dia, yang murni meninggal dalam posisi dengan masih dibantu ventilator oksigen central rumah sakit ada empat pasien. Selain itu, 15 dari pasien Covid-19 itu meninggal di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Sardjito. [ham]



