telusur.co.id - Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez Laya mengatakan Spanyol akan membuka fasilitas pariwisata secara bertahap pada musim panas ini.
Rencananya, tempat pariwisata yang dibuka untuk daerah-daerah yang sudah keluar dari kuncian. Wilayah dengan zona hijau.
"Kami harus mempertimbangkan wilayah yang telah selesai (dikunci) dan mencapai apa yang kami sebut normalitas baru," katanya seperti dilansir Reuters.
"Hanya dengan begitu, kita dapat membayangkan bahwa wilayah ini akan terbuka untuk kebebasan bergerak bagi orang asing."
Ditanya apakah ini berarti daerah yang paling parah terkena dampak seperti Barcelona atau Madrid dapat dibuka untuk pengunjung asing setelah bagian lain dari Spanyol, ia berkata: "Itulah yang dikatakan Komisi Eropa, pertimbangkan kemungkinan bahwa Anda dapat melakukan pembukaan bertahap secara asimetris."
Gonzalez Laya menolak mengatakan kapan aturan akan diumumkan. Tetapi dengan musim panas yang semakin dekat, dia berkata dia berharap itu akan segera "sehingga warga dapat mempersiapkan".
"Kami akan melakukan pembukaan secara bertahap, bagi kami itu berarti memulai, tentu saja, dengan Uni Eropa dan bahkan di dalam area ini kami ingin memastikan bahwa kami membuka ke negara atau wilayah yang aman dari titik epidemiologis dari melihat."
Setiap tahun, Spanyol biasanya menerima lebih dari 80 juta pengunjung. Menjadikannya salah satu negara yang paling banyak dikunjungi di dunia, dengan pariwisata menjadi bagian penting dari ekonominya. [ham]



