telusur.co.id - Menjelang musim penghujan, wilayah di DKI Jakarta kerap dilanda banjir. Untuk mengantisipasinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun sumur resapan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan jika Pemprov DKI Jakarta menargetkan sumur resapan di 22.292 titik. Namun, saat ini baru membangun sumur resapan di 6.233 titik.
"Alhamdulillah, saat ini sudah selesai di 6.233 titik," kata Ahmad Riza Patria melalui Instagramnya, @arizapatria, yang dilihat Selasa (12/10/2021).
Politisi Partai Gerindra ini berharap pembangunan sumur resapan dapat mengurangi titik-titik rawan banjir di Ibu Kota.
Di Jakarta Pusat terdapat empat lokasi di Jakarta Pusat yang menjadi langganan banjir saat musim hujan. Kecamatan Cempaka Putih menjadi kawasan langganan banjir, karena struktur dataran yang lebih rendah dibandingkan dengan aliran sungai.
Dengan adanya sumur resapan, masyarakat Jakarta Pusat tak perlu khawatir akan banjir. Air hujan akan diserap kedalam tanah dan dapat menjadi cadangan air di dalam tanah.
Selain itu, Dinas Sumber Daya Air dan Pemprov DKI Jakarta, juga melakukan upaya pengerukan sedimen lumpur dan sampah pada saluran air, kali dan sungai. Program ini dinamakan Grebek Sampah yang dilakukan di lima wilayah Jakarta.
Pemerintah terus mengupayakan dalam antisipasi banjir, termasuk normalisasi saluran air. Diharapkan masyarakat tidak membuang sampah sembaranga, karena penyebab utama banjir adalah penyumbatan saluran air akibat sampah yang menumpuk. Semua upaya yang dilakukan Pemprov DKI tak akan berhasil jika tidak mendapat dukungan dari masyarakat.
Laporan : Nurhamidah Febriani



